Gunung Kerinci Erupsi, Warga dan Pengunjung Dilarang Beraktivitas di Radius 3 Km

Gunung Kerinci yang membentang di Jambi dan Sumatera Barat mengalami erupsi pada Rabu (31/7/2019) pukul 12.48 WIB

Gunung Kerinci Erupsi, Warga dan Pengunjung Dilarang Beraktivitas di Radius 3 Km
KOMPAS.com/FIKRIA HIDAYAT
Gunung Kerinci diambil dari Desa Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, Senin (30/5/2016). 

TRIBUNJATENG.COM - Gunung Kerinci yang membentang di Jambi dan Sumatera Barat mengalami erupsi pada Rabu (31/7/2019) pukul 12.48 WIB.

Kepala Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani menuturkan, tinggi kolom abu teramati kurang lebih 800 meter di atas puncak atau sekitar 4.605 meter di atas permukaan laut.

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur laut dan timur," kata Kasbani.

Kasbani menjelaskan, saat ini Gunung Kerinci berada pada status Waspada atau level II.

Masyarakat atau pengunjung dilarang beraktivitas di radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Kasbani menuturkan, letusan ini juga sebaiknya diindahkan oleh pengelola transportasi udara.

"Sebaiknya jalur penerbangan di sekitar Gunung Kerinci dihindari karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu penerbangan," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gunung Kerinci Erupsi, Kolom Abu Teramati Setinggi 800 Meter

Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved