Pedagang di Pantai Laguna Kebumen Tidak Takut Tsunami
Saat mengunjungi Pantai Laguna, Desa Lembupurwo, Kebumen, anda tidak akan menjumpai sejumlah gubug pedagang makanan dan minuman.
TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Saat mengunjungi Pantai Laguna, Desa Lembupurwo, Kebumen, anda tidak akan menjumpai sejumlah gubug pedagang makanan dan minuman.
Lokasi mereka mungkin hanya berjarak sekira 200 meter dari bibir pantai.
Mereka berjualan di bawah pohon cemara laut yang teduh dan rindang.
Jika mampir kesana angin semilir pasti akan menyambut pengunjung yang ingin menikmati keindahan pantai.
Meskipun berada sangat dekat dengan area pantai, nyatanya pedagang merasa tidak takut jika sewaktu-waktu terjadi gempa.
Salah satu pedagang Umi (48) yang berjualan dekat area tanaman Mangrove mengatakan tidak takut dan sudah biasa.
"Saya tidak takut, karena namanya berjualan dan mencari nafkahnya disini ya harus berani," kata Umi kepada Tribunjateng.com, Rabu (31/7/2019).
Umi berjualan aneka kopi dan gorengan.
Suasana pantai yang sejuk dengan pepohonan cemara laut dipadukan dengan vegetasi Mangrove disekitar semakin membuat betah pengunjung.
Tentunya sambil menikmati segelas kopi dan gorengan mendoan akan membuat pengunjung betah berlama-lama disana.
Umi berjualan makanan dibantu oleh suaminya yang juga terkadang meracik bumbu dan menyuguhkan kopi.
Umi mengungkapkan jika dengan adanya kegiatan Ekspedisi Destana Tsunami di Pantai Laguna menambah penghasilannya.
Sebab banyak dari pengunjung baik lokal ataupun dari luar yang ikut dalam kegiatan ekspedisi.
Apalagi dengan adanya kedatangan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menambah ramai pengunjung pantai dan tentu saja warungnya.
Umi mengungkapkan jika kondisi ramai tersebut tidak setiap hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pantai-laguna-kebumen.jpg)