Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Merasa Iba, Dua TKW yang Bekerja di Taiwan Berikan Bantuan ke Mbah Mangun di Sragen

Mangun Dikromo (77) seorang kakek warga Dukuh Bulakmanyar, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang Kabupaten Sragen, mendapatkan bantuan.

Tayang:
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: suharno
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Mbah Mangun Dikromo warga Dukuh Bulakmanyar, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, dapatkan bantuan TKI asal Sragen dan Jogja yang bekerja di Taiwan. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Mangun Dikromo (77) seorang kakek warga Dukuh Bulakmanyar, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang Kabupaten Sragen, mendapatkan bantuan.

Bantuan didapatkan dari Yanti dan Wanti yang merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Sragen dan Jogja yang bekerja di Taiwan.

Keduanya mengaku mengetahui keberadaan Mbah Mangun dari pemberitaan yang beredar.

Melalui pesan WhatsApp, Yanti berharap, dengan bantuan sembako tersebut mampu meringankan beban hidup yang di jalani mbah Mangun dan keluarga.

"Semoga paket sembako ini bisa membantu meringankan mbah mangun dan bisa mencukupi kebutuhan hidup beberapa bulan kedepan, semoga bisa bermanfaat," katanya.

Gempa Banten Berpotensi Tsunami, Rina Gendong Anak Sambil Bawa Tiang Infus dari Lantai 3

Sebelumnya, Mbah Mangun sehari-hari harus merawat 3 orang wanita jumpo dan 1 orang cucu yang mengalami gangguan kejiwaan di rumah reot miliknya.

Empat orang tersebut antara lain adalah sang istri Wagiyem (75), kakak Sutiyem (90) dan sang adik bernama Sarmi (70) serta cucunya bernama Muhammad Hariyanto (40).

Ketika Tribunjateng.com berkunjung tinggal Mbah Mangun bersama cucunya yang kini mengalami gangguan jiwa.

"Istri saya Mbah Wagiyem sudah meninggal tahun lalu, kakak dan adik saya sudah di bawa cucu-cucunya setelah lebaran kemarin, ya tinggal saya dan cucu" ujarnya, Jumat (2/8/2019).

Sementara itu, terlihat wajah mbah Mangun tersenyum bahagia melihat beberapa paket sembako yang dikirimkan Yanti dan Wanti tersebut.

"Terimakasih buat mbak-mbak yang ada di Taiwan, meskipun belum pernah ketemu dengan saya, kalian sudah mau peduli terhadap keluarga saya," ujarnya sembari meneteskan air mata.

"Meskipun kalian jauh disana semoga selalu di berikan kesehatan selalu di lancarkan rezekinya serta dimudahkan segala urusannya," lanjut Mbah Mangun.

Berada di Bangkok Saat Ledakan Bom Terjadi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi Aman

Ketika ditanya paket sembako akan diapakan, Mbah Mangun mengatakan ingin berbagi kepada tetangga-tetangganya yang selama ini turut menolongnya.

"Nanti saya bagikan kepada tetangga-tetangga, kalo untuk saya sendiri nanti nggak habis," ujar Mbah Mangun.

Sementara itu, tokoh Desa Ngargosari, Suwarno yang saat itu turut menyaksikan pemberian paket sembako tersebut, menyampaikan terimakasihnya kepada Yanti dan Wanti.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved