Patung Cheng Ho hingga Ular Naga Diarak dari Klenteng Tay Kak Sie ke Sam Poo Kong Semarang
Arak-arakan dalam acara Festival Cheng Ho di Kota Semarang berlangsung meriah pada Minggu (4/8/2019) pagi tadi.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: suharno
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Arak-arakan dalam acara Festival Cheng Ho di Kota Semarang berlangsung meriah pada Minggu (4/8/2019) pagi tadi.
Patung Laksamana Cheng Ho, seorang kasim Muslim yang menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok, Barongsai, Liong (ular naga) beserta para dewa dan figur lain diarak dari Klenteng Tay Kak Sie menuju Klenteng Sam Poo Kong.
Rute yang diambil adalah Jl Gang Lombok (Klenteng Tay Kak Sie), Jl Gang Pinggir, Jl Wotgandul, Jl Plampitan, Jl Depok, Jl Pemuda, Tugu Muda, Jl Mgr Soegiyopranoto, Jl Bojong Salaman dan Jl Simongan (Klenteng Sam Poo Kong).
• Jalani Operasi Selama 30 Jam, Bayi Kembar Siam yang Kepalanya Menempel Akhirnya Bisa Dipisahkan
Selama perjalanan arak-arakan itu, para warga tampak berjejer menyaksikan kemeriahannya.
Arak-arakan itu diiringi dengan musik tradisional khas Tiongkok yaitu perpaduan antara tambur, gong dan simbal.
Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin yang mewakili Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) mengatakan pihaknya sangat men-support acara itu lantaran menjadi salah satu simbol keberagaman budaya di Kota Semarang.
Keberagaman tersebut menjadikan ibu kota Jawa Tengah itu menjadi kota yang kondusif sekaligus menarik wisatawan.
“Terutama Festival Cheng Ho ini sudah masuk dalam daftar 100 Wonderful Events Kementerian Pariwisata,” ujarnya.
• Wanita Paruh Baya yang Ditabrak Pelajar di Jalan MH Thamrin Kota Semarang, Meninggal Dunia
Sementara itu, Ketua Yayasan Sam Poo Kong Mulyadi Setya Kusuma sendiri berterimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam event tahunan itu.
Event tersebut kali ini merupakan yang ke-614 dan telah diadakan setiap tahun.
Sajian itu disambung dengan panggung kesenian budaya Tionghoa serta Jawa.
Ada juga program Napak Tilas Sejarah Cheng Ho yang akan menelusuri sejarah budaya Tionghoa yang ada di Semarang.
Hal itu dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat tentang kemasyuran sejarah yang ada di Kota Semarang. (tribunjateng/rez)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ratusan-warga-masyarakat-kota-semarang-antusias-mengikuti-parade-budaya-festival-cheng-ho.jpg)