Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Anak dan Menantu Mbah Moen Terbang ke Makkah, Totalnya Ada Lima Orang

Kedatangan mereka ke Makkah juga untuk menyusul istri Mbah Moen, Nyai Heni Maryam yang ikut mendampingi mendiang Mbah Moen.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
IST
Anak dan menantu Mbah Moen di dalam pesawat untuk menuju Makkah, Rabu (7/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Empat anak KH Maimun Zubair menyusul ke Makkah menyusul kabar meninggalnya sang ayah.

Selain itu, seorang menantu juga turut dalam perjalanan menuju Tanah Suci.

Keempatnya yaitu KH Majid Kamil, KH Abdul Rouf, Taj Yasin, dan Rodliyah.

5 ABK Asal Indonesia Hilang Tenggelam di Taiwan, 1 TKI dari Tegal, Kapalnya Ditabrak Tanker?

Busana Cinta Laura Diprotes FPI, Panitia Jember Fashion Carnaval: Cinta Datang Tak Dibayar

Niat dan Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah: Jumat dan Sabtu 9-10 Agustus 2019

Pemilik Foto Asli Angkat Bicara Soal TKI Korea Selatan yang Tertipu Nenek-nenek

Sementara satu menantu Mbah Moen, sapaan akrab KH Maimun Zubair, yang ikut dalam perjalanan tersebut yaitu KH Zuhrul Anam yang merupakan suami dari Rodliyah.

“(Yang berangkat ke Makkah) saya, Rouf, Rodliyah, dan Yasin,” kata Majid Kamil melalui pesan aplikasi Whatsapp kepada Tribunjateng.com, Rabu (7/8/2019).

Tidak hanya itu, Kamil juga mengirimkan foto saat mereka berada di dalam pesawat.

Tampak KH Majid Kamil duduk bersebelahan dengan KH Abdul Rouf.

Sementara Taj Yasin, Rodliyah, dan KH Zuhrul Anam duduk di tiga kursi lainnya.

Keberangkatannya ke Makkah yaitu untuk menziarahi makam Mbah Moen di Maqbarah Ma’la.

Diketahui Mbah Moen wafat pada Selasa (7/8/2019) sekitar pukul 04.17 waktu setempat.

Siangnya setelah disemayamkan dan disalatkan, jenazah Mbah Moen dikebumikan di Maqbaah Ma’la.

Selain itu, kedatangan mereka ke Makkah juga untuk menyusul istri Mbah Moen, Nyai Heni Maryam yang ikut mendampingi mendiang Mbah Moen menunaikan ibadah haji.

Sebelumnya diberitakan, dua putra almarhum direncanakan menyusul ke Mekkah pada Rabu ini.

Keduanya adalah Gus Yasin dan Gus Majid Kamil. 

Niat itu disampaikan Taj Yasin atau Gus Yasin di Ndalem (kediaman) keluarga KH Maimoen Zubair di kompleks Pondok Pesantren Al Anwar, Karangmangu, Sarang, Rembang, Selasa (6/8/2019) malam.

"Tadi keluarga sudah musyawarah.

Sebenarnya tadi maunya langsung ke sana hari ini.

Ternyata visa nggak memungkinkan.

Sehingga insyaallah besok baru berangkat.

Yang diminta berangkat saya dan kakak saya Gus Majid," ujarnya di tengah aktivitas menerima pelayat yang baru saja menunaikan sholat ghaib.

Gus Yasin dan kakaknya perlu berangkat ke Mekkah untuk mendampingi ibunda mereka menunaikan ibadah haji.

"Ibu kami yang mendampingi Bapak di Mekkah butuh support untuk menjalankan ibadah haji dan seterusnya.

Ibu perlu ditemani putra-putranya karena di sana sendirian," paparnya.

Pada Selasa petang hingga malam, ribuan orang memadati kompleks Pondok Pesantren Al-Anwa.

Mereka para pelayat yang hendak menunaikan sholat ghaib untuk almarhum Mbah Moen.

Sholat ghaib dilaksanakan di mushola pondok.

Adapun masyarakat dan para santri berdiri berhimpitan hingga ke gang-gang kampung.

Mereka mengantre, menunggu giliran untuk menunaikan sholat ghaib.

Karena banyaknya antrean pelayat dan keterbatasan tempat, sholat ghaib dilaksanakan bergelombang-gelombang.

Dimulai sejak usai salat magrib berjamaah.

Setiap kali satu gelombang jamaah usai menunaikan salat gaib, mereka segera mengantre.

Tujuannya bersalaman dengan keluarga Mbah Moen di ndalem (kediaman) keluarga almarhumyang letaknya berhadapan dengan mushola pondok.

Gus Yasin menyatakan, pelayat masih terus berdatangan.

Selagi masih ada yang datang, mereka dipersilakan untuk membentuk jamaah sendiri dan menunaikan sholat gaib.

"Sebelum magrib tadi ada tahlilan, lalu sholat magrib berjamaah.

Setelah itu dilanjutkan Yasinan dan salat gaib.

Tadi kakak saya Gus Najih (KH Muhammad Najih Maimoen) yang mengimami.

Kemudian setelah itu tamu (pelayat) masih berdatangan," ucap pria yang akrab disapa Gus Yasin ini.

Menyadari terbatasnya tempat dan banyaknya pelayat yang terus berdatangan, Gus Yasin mempersilakan mereka untuk membuat jamaah sholat gaib dan tahlil sendiri.

"Insyaallah, kami persilakan sampai kapan pun selesainya.

Ini juga Bu Khofifah (Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur) sedang perjalanan ke sini," tambah Wakil Gubernur Jawa Tengah ini.

Menurut Gus Yasin, mulai Rabu setelah isya akan ada tahlilan dan yasinan di Ponpes Al-Anwar. (Rifqi Gozali)

Mbah Moen Punya 10 Putra-Putri, Siapa yang Mengasuh Ponpes Al Anwar Sarang? Ini Kesepakatan Mereka

Ruben Onsu Resmi Angkat Betrand Peto Jadi Anaknya, Siapa Dia?

Pemkot Semarang Tutup Lokalisasi Sunan Kuning, Bambang Iss: Kota Ini Bakal Kehilangan Sejarahnya

Detik-detik Penyanyi Dangdut Ratna Antika Jadi Korban Ambrolnya Jembatan Saat Selfie Bersama Warga

 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved