Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mbah Moen Punya 10 Putra-Putri, Siapa yang Mengasuh Ponpes Al Anwar Sarang? Ini Kesepakatan Mereka

Lantas sepeninggal Mbah Moen, sapaan akrab KH Maimun Zubair, siapakah yang akan meneruskan tongkat estafet pengasuh Pesantren Al-Anwar?

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
Facebook Agus Suparto
Mbah Moen beri Hadiah untuk Jokowi 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG – Wafatnya KH Maimun Zubair menyisakan kesedihan mendalam bagi umat Islam Indonesia.

Kiai Karismatik yang juga sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Desa Karangmang, Sarang, Rembang itu wafat pada Selasa (6/8/2019) menjelang subuh di Makkah.

Pondok yang memiliki ribuan santri dan alumni yang sudah tersebar ke berbagai daerah di Tanah Air itu menjadai salah satu rujukan untuk menempuh pendidikan agama.

Jamaah bersiap memakamkan jenazah almarhum KH Maimoen Zubaer di Makkah, Selasa (6/8/2019). KH Maimoen Zubaer yang meninggal saat beribadah Haji dimakamkan di pemakaman Ma'la, Makkah.
Jamaah bersiap memakamkan jenazah almarhum KH Maimoen Zubaer di Makkah, Selasa (6/8/2019). KH Maimoen Zubaer yang meninggal saat beribadah Haji dimakamkan di pemakaman Ma'la, Makkah. (TRIBUN/Husein Sanusi)

Lantas sepeninggal Mbah Moen, sapaan akrab KH Maimun Zubair, siapakah yang akan meneruskan tongkat estafet pengasuh Pesantren Al-Anwar?

Diketahui, Mbah Moen memiliki 8 putra dan 2 putri.

Masing-masing telah menikah.

Di antara mereka ada yang menjadi pejabat publik.

Yaitu Taj Yazin Maimun yang kini menduduki jabatan Wakil Gubernur Jawa Tengah dan Majid Kamil Maimun yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Rembang.

Adapun putra Mbah Moen yaitu KH Abdullah Ubab, KH Najih, KH Majid Kamil, KH Abdul Ghofur, KH Abdul Rouf, KH Muhammad Wafi, Taj Yasin, Idror.

Sementara kedua putri Mbah Moen yaitu Sobihah dan Rodliyah.

Dari keterangan KH Majid Kamil, sepeninggal Mbah Moen, anak-anaknyalah yang akan meneruskan tongkat estafet pengasuh Pesantren Al-Anwar.

Gus Yasin dan Gus Wafi, putra KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen, menyambut para pelayat di Ponpes Al Anwar, Sarang, Karangmangu, Rembang, Selasa (6/8/2019).
Gus Yasin dan Gus Wafi, putra KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen, menyambut para pelayat di Ponpes Al Anwar, Sarang, Karangmangu, Rembang, Selasa (6/8/2019). (TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL)

Mereka telah sepakat untuk bersama-sama meneruskan perjuangan sang ayah untuk mengurus pesantren.

“Diasuh bareng-bareng,” kata KH Majid Kamil, satu di antara putra Mbah Moen, kepada Tribunjateng.com, Rabu (7/8/2019).

Sejah ini, Mbah Moen sangat aktif dalam mengasuh pesantren.

Di antara kegiatan yang dilakukan dalam mengasuh, Mbah Moen terlibat langsung dalam mengajarkan ilmu agama.

Misalnya mengajarkan kitab Tafsir Jalalain dan Aqidatul Awam.

Tidak jarang, Mbah Moen mengimami salat berjemaah para santri. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved