Kelas Inspirasi: Ulas Trans-national Organized Crime Bersama HI Undip

Kenalkan tugas bea cukai terkait kerjasama internasional, Bea Cukai Tanjung Emas berikan edukasi melalui Kelas Inspirasi Bea Cukai

Kelas Inspirasi: Ulas Trans-national Organized Crime Bersama HI Undip
ISTIMEWA
Kelas Inspirasi Bea Cukai 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Kenalkan tugas bea cukai terkait kerjasama internasional, Bea Cukai Tanjung Emas berikan edukasi melalui Kelas Inspirasi Bea Cukai kepada mahasiswa baru Jurusan Hubungan Internasional FISIP Undip, Selasa (6/8).

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) diwakili oleh Direktorat Kepabeanan Internasional Dan Antar Lembaga (Dit. KIAL) membuat kebijakan terkait kerja sama internasional untuk mendukung pencapaian penerimaan nasional serta kemudahan perdagangan dan industri.

Meliputi Kerja Sama Teknis Kepabeanan, penegakan Hukum Internasional serta Perdagangan Internasional (FTA).

"Dengan mengenalkan Bea Cukai ke anak-anak kami ingin membuka wawasan mereka bahwa prospek kerja mereka beragam. Apalagi Bea Cukai banyak terkait dengan birokrasi lintas negara, tentu akan menjadi inspirasi yang bagus untuk mahasiswa kami," kata Dr. Reni Windiani, M.S. dosen HI FISIP Undip.

"Untuk menjalankan tugas sebagai community protector, Bea Cukai tidak bisa bekerja sendiri. Butuh dukungan dari seluruh pihak, salah satunya dari akademisi. Karena Trans-national Organized Crime terkait Narkotika, money laundry, illegal weapon, CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) dan lainnya menjadi atensi khusus bagi Bea Cukai," terang Ade Novan Sagita, Kepala Subseksi Penyuluhan.

Selain melakukan pembinaan dan penguatan peran perwakilan DJBC di luar negeri dalam rangka mendukung kebijakan nasional, dalam menjalankan tugasnya DJBC juga membuat rumusan kebijakan terkait Sinkronisasi atau Harmonisasi Peraturan Perundang - Undangan serta Sistem Prosedur Kepabeanan Nasional dengan International Convention & Customs Best Practices serta Melakukan Evaluasi terkait manfaat perdagangan internasional dan mengkaji tindakan pengamanan, neraca perdagangan dan melakukan monitoring praktek perdagangan yang unifair. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved