Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pasar Kaliwungu yang Akan Dibangun Lebih Kecil Dari Sebelumnya, Ini Alasan Kadis Perdagangan Kendal

Luas bangunan Pasar Pagi Kaliwungu yang hendak dibangun kembali berukuran lebih kecil dibandingkan luas bangunan pasar yang lama.

Tayang:
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: muh radlis
tribunjateng/dhian adi putranto
Ilustrasi - Kebakaran besar melanda Pasar Kaliwungu Kendal Jateng, Sabtu malam-Minggu pagi 20 Agustus 2017 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Luas bangunan Pasar Pagi Kaliwungu yang hendak dibangun kembali berukuran lebih kecil dibandingkan luas bangunan pasar yang lama.

Sebelum dibangun Pasar Pagi Kaliwungu memiliki luas 16.035 meter persegi sedangkan yang dibangun hanya seluas 9.900 meter persegi.

Kepala Dinas Perdagangan Kendal Subaedi mengatakan bahwa berkurangnya luas bangunan pasar itu dikarenakan untuk mempercepat pengajuan proses pembangunan di Kementrian PUPR.

Pasalnya jika pasar dibangun dengan luas lebih dari 10.000 meter persegi dibutuhkan untuk pengurusan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan hidup (Amdal).

Sedangkan dibawah 10.000 meter persegi hanya melakukan pengurusan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL-UKL).

"Pengurusan Amdal membutuhkan waktu yang lama.

Jika pengurusan terlalu lama berdampak tidak tersegeranya pembangunan pasar.

Sedangkan UPL UKL bisa dibuatkan lebih cepat dibandingkan Amdal," katanya, Rabu (7/8).

Karena luas bangunan lebih kecil maka luas kios para pedagang pun juga ikut mengecil.

Yang semula berukuran 5x4 meter menjadi 4X3 meter.

Namun hal itu sudah sepertujuan dari para pedagang Pasar itu

"Nanti pasar baru itu dapat memuat pedagang lebih banyak, sebanyak 1048 pedagang, sedangkan jumlah pedagang Pasar Pagi Kaliwungu sekitar 923 pedagang," katanya

Menurutnya meski berukuran lebih kecil tidak mengurangi keberaadan fasilitas umum di pasar itu.

Pasar Pagi Kaliwungu akan dilengkapi fasilitas mushala, Instalasi Pengelolahan Air Limbah, MCK, Kantor Pengelola, tempat parkir, dan ruang untuk bongkar muatan dagang.

"Selama pembangunan, para pedagang akan direlokasi ke tempat pasar darurat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved