Nyantri Milenial
Mengapa Syarat Hewan Kurban Harus Sehat dan Gemuk? Simak Penjelasan KH Mukhlas Hasyim
Berikut penjelasan mengapa dalam syarat hewan untuk ibadah qurban atau kurban, muslim harus menggunakan ternak yang sehat dan bagus.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: abduh imanulhaq
Sedekah itu bersifat menyantuni dan hadiah itu bersifat menghormati.
“Daging kurban akan diberikan kepada orang miskin dan kaya. Tentu diperlukan daging yang paling lezat dan enak. Karena itu carikanlah hewan yang paling empuk. Wong itu untuk Allah SWT,” ungkap KH Mukhlas kepada Tribunjateng.com.
Karena Allah SWT tidak makan dan minum, maka penerimaan daging kurban diwakili oleh hamba-hamba-Nya di dunia.
Menurut KH Mukhlas, hal itu sudah dijelaskan dalam Al Quran surat Al Hajj ayat 37.
لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلاَ دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى
“Daging hewan kurban dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu..” (QS. Al Hajj: 37)
Maka dalam kurban, hewan ternak yang paling bagus yang mestinya dipersembahkan.
“Wong kita menghadiahkan sesuatu untuk kekasih saja yang paling mahal. Persembahan kepada guru, mertua, dan orang tua saja paling bagus. Masak untuk Allah SWT memakai kambing pincang, kurus, ya gak sah,” jelasnya.
Bagi orang yang miskin, KH Mukhlas menjelaskan Al Quran surat Al Baqarah ayat 286.
لاَ يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al Baqarah: 286)
Agama itu tidak membebani orang lebih dari kemampuannya.
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE:
Kebaikan itu sangat beraneka ragam.
Masih ada peluang yang lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/syarat-hewan-kurban.jpg)