Pengurus Palang Merah Indonesia se-Jawa Tengah dan DIY Lakukan Pertemuan di Semarang

Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat mengadakan Pertemuan Regional III Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

ISTIMEWA
UUD PMI Pusat dan seluruh pengurus PMI kota/kabupaten/provinsi seregional III mengikuti Pertemuan Regional III Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Harris Hotel Semarang, Jalan Ki Mangunsarkoro 36 Semarang, Jumat (9/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat mengadakan Pertemuan Regional III Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Harris Hotel Semarang, Jalan Ki Mangunsarkoro 36 Semarang, Jumat (9/8/2019).

Pertemuan yang mengambil tema penguatan jejaring informasi antar UDD PMI untuk peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan darah ini diikuti oleh UUD PMI Pusat dan seluruh pengurus PMI kota/kabupaten/provinsi seregional III.

Ketua Bidang UDD PMI Pusat, Linda Lukitari Waseso mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihaknya membahas dan mengevaluasi hasil rekomendasi Rakernis UDD PMI yang telah dilaksanakan sebelumnya di masing-masing regional.

Harapan GM PSIS Semarang Usai Kontrak Jafri Sastra Diputus

Dalam pertemuan tersebut, informasi terkait pelayanan darah menjadi hal yang krusial, seperti data donor darah, data donasi, agenda pelaksanaan donor darah, dan sebagainya.

UDD PMI sebagai penyelenggara pelayanan darah harus dapat memberikan informasi secara cepat, tepat, dan akurat kepada masyarakat.

Melalui database informasi yang baik tentunya akan menunjang secara langsung peningkatan kualitas dari pelayanan darah oleh UDD PMI.

"Seringkali permasalahan stok darah menjadi perhatian utama dan akan mudah memancing perhatian semua pihak. Informasi data yang salah tentunya akan berdampak kurang baik di mata masyarakat," jelasnya.

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning, Pemkot Semarang yang Mendirikan dan Kini Akan Menutupnya

Informasi data pelayanan darah ini pun menjadi bahasan utama dalam pertemuan tersebut.

Guna meningkatkan pelayanan, Linda meminta, koneksi antar UDD PMI lebih diintensifkan.

Semua UDD PMI harus saling terkoneksi, saling memberikan informasi tentang berbagai hal yang berkaitan dengan data.

Hal ini mengingat mobilitas donor darah saat ini semakin tinggi.

Setiap UDD PMI harus terus berbenah dalam pelayanan.

Artinya, UDD harus dapat memfasilitasi masyarakat dimanapun jika mereka menginginkan donor darah ataupun membutuhkan stok darah. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved