Cara Menyimpan Daging Sapi dan Kambing Agar Tetap Segar Tidak Berbakteri
Perayaan Idul Adha dimaknai sebagai hari raya kurban. momen-momen seperti ini, masyarakat biasanya memiliki persediaan daging yang berlimpah.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Perayaan Idul Adha dimaknai sebagai hari raya kurban.
Umat islam yang tidak melaksanakan haji, biasanya mengadakan penyembilahan hewan kurban bagi kambing, sapi atau kerbau.
Nah, momen-momen seperti ini, masyarakat biasanya memiliki persediaan daging yang berlimpah.
Saking banyaknya, tidak bisa dihabiskan dalam waktu beberapa hari.
Lantas, bagaimana agar daging sapi tetap awet dan segar?
Berikut cara menyimpan daging di kulkas.
1. Mengecek kondisi kulkas atau freezer
Sebelum meletakkan daging kurban dalam kulkas atau freezer, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengecek kondisi kulkas atau freezer dengan memerhatikan kondisi kebersihan kulkas.
Dilakukan dengan melihat kondisi rak kulkas atau freezer secara fisik, baik pada tempat yang terlihat atau di sela rak.
Jika perlu, Anda bisa membersihkan rak kulkas dan freezer, dengan cairan pembersih terlebih dahulu sebelum menyimpan daging.
Hal ini penting agar bakteri yang mungkin ada pada rak kulkas dan freezer tidak mengontaminasi daging.
2. Suhu kulkas dan freezer
Suhu memiliki peran penting untuk menjaga kualitas dan keamanan daging selama disimpan. Pastikan suhu freezer berada di bawah 10 derajat dan kulkas di bawah 4 derajat celsius. Suhu penyimpanan yang tidak tepat akan membuat daging mudah rusak saat disimpan.
3. Siapkan daging sebelum disimpan
Cara menyimpan daging di kulkas yang selanjutnya adalah mempersiapkan daging kurban sebelum disimpan. Beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan adalah:
4. Mempersiapkan wadah