Mahasiswa Ilmu Gizi Universitas Ngudi Waluyo Berpartisipasi di 13th ACN 2019 di Bali

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Ngudi Waluyo (UNW) di the 13th Asian Congress od Nutrition (ACN) 2019

Mahasiswa Ilmu Gizi Universitas Ngudi Waluyo Berpartisipasi di 13th ACN 2019 di Bali
ISTIMEWA
Mahasiswa Program Studi (Prodi) Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Ngudi Waluyo (UNW) berpartisipasi dalam acara the 13th Asian Congress od Nutrition (ACN) 2019, yang diselenggarakan di Bali International Convention Center (BICC) pekan lalu 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Mahasiswa Program Studi (Prodi) Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Ngudi Waluyo (UNW) berpartisipasi dalam acara the 13th Asian Congress od Nutrition (ACN) 2019, yang diselenggarakan di Bali International Convention Center (BICC) pekan lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fikes UNW Heni Setyowati, S.SIT, M.Kes bahwa pada pertemuan ilmiah gizi internasional yang diadakan empat tahun sekali, para mahasiswa Prodi Gizi mendapatkan banyak wawasan.

"Mereka mendapat banyak wawasan, di antaranya pemaparan ilmiah oleh para ahli gizi dari sejumlah negara," ujarnya pada Tribun Jateng saat ditemui di kantornya, Senin (12/8/2019) siang.

Puteri Kebudayaan Indonesia ke Desa Wisata Munding Kabupaten Semarang, Kenalkan Tari Tradisional

Heni menambahkan, acara ini juga bermanfaat untuk Prodi Gizi gguna meningkatkan pengetahuan akan penelitian ilmiah dengan metode dan pengetahuan-pengetahuan yang baru.

Selain itu, mahasiswa Prodi Gizi juga berkesempatan tampil guna memeriahkan gelaran tersebut.

Total 12 mahasiswa menampilkan tari nusantara dan sendratari Hanoman Kobong.

Pada pertunjukan tari nusantara tersebut juga diselingi tarian dan lagu daerah yang ada di Indonesia, yakni dari Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Papua, Betawi, Bali, dan Sulawesi Utara.

Sementara sendratari Hanoman kobong dipentaskan pada upacara penutupan ACN.

ACN 2019 kali ini diketuai oleh Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah, MS dan mengusung tema “Nutrition and Food Innovation for Sustained Well-Being” yang dikemas dalam berbagai kegiatan ilmiah berkelas internasional.

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 2000 peserta dari dalam dan luar negeri di asia yang tergabung di Federation of Asian Nutritional Societies (FANS) dan peserta dari International Union of Nutritional Sciences (IUNS).

Pemkot Semarang Segera Menutup Lokalisasi Sunan Kuning, WPS Buat Rekening Dana Tali Asih

Halaman
12
Penulis: amanda rizqyana
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved