Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Petugas Dispertanpangan Kudus Temukan Cacing Hati di Kerbau Kurban

Petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertanpangan) Kabupaten Kudus menemukan sejumlah kerbau kurban yang mengidap cacing hati.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: suharno
tribunjateng/yayan isro roziki
Petugas Dinas Pertanian Kudus Temukan Satu Kerbau Terjangkit Cacing Hati, Senin 12 September 2016. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertanpangan) Kabupaten Kudus menemukan sejumlah kerbau kurban yang mengidap cacing hati.

Kontan, atas temuan itu pihaknya melarang agar hati kerbau yang terdapat cacing tidak dibagikan.

Kepala Seksi Produksi dan Kesehatan Hewan, Sidi Pramono mengatakan, selama Iduladha tahun ini pihaknya menemukan sejumlah kerbau yang terdapat cacing hati.

Atas temuan itu, pihaknya langsung mengedukasi panitia kurban agar tidak membagikan hati kerbau yang terdapat cacingnya.

“Kami lakukan pemeriksaan pada hati hewan kurban kemarin, kami menemukan dua kerbau yang terdapat cacing hatinya. Pertama di Ngembalrejo kemudian di Kaliwungu,” kata Sidi Pramono, Senin (12/8/2019).

VIRAL VIDEO Guru Ikat Siswa SMA Lalu Dipaksa Lakukan Tindakan Asusila & Direkam, Tersebar di Medsos

Manajemen PSIS Semarang Berdialog dengan Suporter, Yoyok Sukawi: Kami Siap Dikritik

Dia melanjutkan, deteksi cacing hatri tidak bisa diketahui tanpa melihat secara langsung.

Artinya, cacing hati diketahui ketika hewan sudah disembelih kemudian dicek secara langsung hatinya.

“Biasanya ada bercak putih dan hatinya keras,” katanya.

Sementara pada hari ini sejumlah petugas dari Dispertanpangan juga melakukan pemeriksaan ke sejumlah tempat yang masih melakukan penyembelihan hewan kurban.

Misalnya di Yayasan Al-Ma’ruf dan di Masjid Agung Kudus.

“Di Al-Maruf tidak ditemukan ada cacing hati. Semuanya aman,” katanya.

Sementara saat dilakukan pemeriksaan di Masjid Agung Kudus ditemukan satu ekor kerbau kurban yang terdapat cacing hati.

Dari keterangan dokter hewan Dispertanpangan, Anton Cahyono, atas temuan tersebut akhirnya pihaknya melarang kepada panitia agar tidak membagikan hati kerbau.

“Kalau dagingnya bagus. Cuma hatinya saja yang tidak layak konsumsi,” kata Anton.

Nasib Dua Pelaku Penghina KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen, Bawa-bawa Nama Amien Rais

VIRAL Emak-emak Menerobos Palang Pintu Kereta Api Malah Terjebak di Dalamnya

Efek jika hati hewan kurban yang terkena cacing hati dikonsumsi, maka bisa menyebabkan alergi. Misalnya gatal atau demam.

“Secara aturan itu tidak layak untuk dikonsumsi, kalau efek secara langsung sih tidak ada laporan ya tapi diperkenankan,” kata Anton. (goz)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved