Rektor UIN Walisongo Ajak Para Rektor PTKIS untuk Serius Mengelola Perguruan Tinggi

Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIS) diminta untuk serius dalam mengelola perguruan tinggi.

Rektor UIN Walisongo Ajak Para Rektor PTKIS untuk Serius Mengelola Perguruan Tinggi
ISTIMEWA
Rektor UIN Walisongo Prof Imam Taufiq (tengah) saat mengikuti Rapat Koordinasi Pimpinan PTKIS di Surakarta. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIS) diminta untuk serius dalam mengelola perguruan tinggi. 

Hal itu diungkapkan Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Dr H Imam Taufiq dalam rapat koordinasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (Kopertais) Wilayah X Jawa Tengah, Senin (12/8/2019), di Grand HAP Hotel, Jalan Slamet Riyadi Kota Solo.

Sebagai Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Taufiq mengungkapkan, kepemimpinan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam sebuah organisasi terlebih dalam lembaga pendidikan. Sebab baik dan buruknya sebuah lembaga pendidikan sebagian besar tergantung kepemimpinannya.

Menurutnya, sebagai pemimpin harus memenuhi empat unsur. Pertama, harus mempunyai kemampuan memimpin. Kedua, mempunyai integritas, ketiga mempunyai komitmen dan keempat mempunyai kompetensi.

Selain itu, pimpinan PTKIS harus memiliki empat faktor dalam kepemimpinan. Pertama, harus memahami seluk beluk perguruan tinggi yang sedang dipimpinnya.

Kedua, harus bisa mengikuti perkembangan perguruan tingginya. Ketiga, harus bisa menguasai regulasi. Keempat, harus mengimplementasikan Good University Governance (GUG).

Prof Dr Imam Taufiq MAg, Santri Jombang jadi Rektor UIN Walisongo Semarang

"Seluruh pimpinan PTKIS untuk serius kelola perguruan tingginya. Di koordinasi yang akan datang, harus sudah ada perubahan yang signifikan di masing-masing PTKIS," tandasnya, sebagaimana rilis yang diterima Tribun Jateng, Selasa (13/8/2019).

Sekretaris Kopertais Wilayah X Jawa Tengah,  Hasyim Muhammad mengatakan, acara tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang digelar dalam rangka melakukan tugas pokok Kopertais bidang pengawasan, pengendalian, dan pembinaan PTKIS.

"Mengacu paradigma baru,  penyelenggaran pendidikan tinggi harus fokus pada meningkatkan kualitas PTKIS secara berkelanjutan (substainable quality development),  otonomi perguruan tinggi, akuntabilitas, pertanggungjawaban dan kinerja yang dilakukan PTKIS daerah," ujarnya.

Rektor UNU Surakarta yang sekaligus Ketua Forum Komunikasi PTKIS Se Jawa Tengah, Mufrod Teguh Mulyo, menyampaikan bahwa pengawasan, pengendalain dan pembinaan, yang dilakukan Kopertais juga harus fokus pada problem akreditasi  yang merupakan penilaian terhadap kinerja suatu perguruan tinggi untuk menentukan kelayakannya.

"Fokus selanjutnya adalah evaluasi diri yang merupakan kegiatan untuk mendapatkan kualitas yang berkelanjutan dan akuntabel," tutur Mufrod. (Sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved