Prof Dr Imam Taufiq MAg, Santri Jombang jadi Rektor UIN Walisongo Semarang

UIN Walisongo Semarang telah memiliki rektor baru Periode 2019-2023, Prof Dr Imam Taufiq MAg. Ia baru dilantik Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Prof Dr Imam Taufiq MAg, Santri Jombang jadi Rektor UIN Walisongo Semarang
ISTIMEWA
Rektor UIN Walisongo Semarang,┬áProf Dr Imam Taufiq MAg 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang telah memiliki rektor baru Periode 2019-2023, Prof Dr Imam Taufiq MAg. Ia baru saja dilantik Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Selasa (23/7/2019), di Operation Room Kemenag RI Jalan Lapangan Banteng Barat 3/4 Jakarta Pusat.

Prof Dr Imam Taufiq MAg menggantikan rektor sebelumnya, Prof Dr Muhibbin MAg, yang habis masa jabatannya.

Imam Taufiq merupakan Guru Besar Ilmu Tafsir. Lahir di Jombang 31 Desember 1972, sebelumnya menjabat Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan UIN Walisongo.

Bagaimana kisah dan lika-liku perjalanan menempuh pendidikan dimulai dari seorang santri hingga memegang jabatan tertinggi di perguruan tinggi? Berikut hasil wawancara wartawan Tribun Jateng dengan Prof Dr Imam Taufiq MAg, beberapa waktu lalu:

Perasaan Anda setelah dilantik?

Amanah itu sesuatu yang harus dilaksanakan, diemban dengan sungguh-sungguh. Memahami konteks tanggungjawab berat seperti itu (rektor) tentu berat, jadi harus diseriusi.

Saat dilantik juga masih merasa ini mimpi atau bukan. Saya merasa Adaptasi saya terlambat, karena tidak terngingang kepastiannya.

Menurut saya masih banyak yang mumpuni dan banyak senior-senior saya juga. Terus terang adaptasi dan kaget saya masih belum tuntas. Tapi karena sudah dididik sejak kecil sebagai santri, amanah itu tidak boleh ditolak.

Informasi awal kepastian terpilih?

Saat itu, pukul 19.30 WIB ditelepon oleh salah satu pejabat dari Kemenag. Saya diminta untuk datang ke Jakarta untuk pelantikan. Saya tanya pelantikan apa? Dijawab, Rektor. Tapi saya masih belum yakin, kemudian saya tanya, harus pakai baju apa? Dijawabnya pakai PDH lengkap. Saya sempat tanya ke beberapa teman di universitas lain (yang kebetulan juga ada seleksi rektor) katanya juga sudah diberi info. Akhirnya saya baru yakin.

Halaman
1234
Penulis: m nur huda
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved