Agus Winarno Temukan Banyak Sampah Obat Batuk di Komplek GOR Purbalingga

Pemilik dan penjaga apotik maupun toko obat diimbau mewaspadai pelanggan yang membeli obat dalam jumlah banyak atau di luar kebiasaan.

Agus Winarno Temukan Banyak Sampah Obat Batuk di Komplek GOR Purbalingga
ISTIMEWA
Kepala BNNK Purbalingga Sudirman 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Pemilik dan penjaga apotik maupun toko obat diimbau mewaspadai pelanggan yang membeli obat dalam jumlah banyak atau di luar kebiasaan.

Tidak menutup kemungkinan, obat-obatan itu bukan dikonsumsi sebagaimana mestinya alias disalahgunakan.  

Sudah menjadi rahasia umum, obat batuk sekalipun bisa disalahgunakan sebagai psikotropika.

Kepala BNNK Purbalingga, Sudirman mengatakan, di Purbalingga pengguna narkotika semisal sabu atau sejenisnya relatif sangat sedikit.

 Tetapi kasus yang banyak justru penyalahgunaan obat-obat yang dijual bebas di apotik.

Karena itu, masyarakat yang membeli obat dalam jumlah tak wajar patut dicurigai. 

"Kalau ada yang beli dalam jumlah banyak, apalagi yang beli usia pelajar, coba telusuri. Mau dijual lagi atau dikonsumsi sendiri,” ujar Sudirman dalam Jumpa Pers di Pendopo Dipokusumo, usai Pengukuhan dan Pelantikan DPC Granat Purbalingga, Rabu (14/8).

Fenomena penyalahgunaan obat yang dijual bebas ini tentu saja bukan isapan jembol. 

Asisten Ekonomi Pembangunan Sekda Purbalingga Agus Winarno mengaku pihaknya pernah menyisir seputaran Kompleks Gelora Goentoer Darjono. 

Dalam penyisiran itu, pihaknya menemukan banyak sekali ceceran sampah sachet obat batuk. Temuan itu bahkan tidak hanya terjadi sekali atau dua kali.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved