Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pertumbuhan Ekonomi Jateng Triwulan ll 2019 Meningkat 5,62 Persen

Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah pada triwulan || 2019 sebesar Rp 339 trillun, atau mencatatkan pertumbuhan 5,62% (yoy).

Tayang:
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah pada triwulan || 2019 sebesar Rp 339 trillun, atau mencatatkan pertumbuhan 5,62% (yoy).

Angka pertumbuhan tersebut menunjukan percepatan dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi triwulan | 2019 yang tercatat sebesar 5,12% (yoy).

Capaian tersebut, menurut Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Soekowardojo, sejalan dengan proyeksi Bank Indonesia yang memperkirakan pertumbuhan triwulan || 2019 berada pada kisaran 5,3%-5,7%.

Provinsi Jawa Tengah mencatatkan peningkatan kinerja perekonomian pada triwulan laporan ini bersama dengan Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur.

Sementara Provinsi DKI Jakarta dan D.I. Yogyakarta mencatatkan perlambatan perekonomian, setelah pada triwulan | 2019 lalu mencatatkan penumbuhan tertinggi di kawasan Jawa.

"Ditinjau dari sisi pengeluaran, penumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan Iaporan utamanya masih disumbangkan oleh Konsumsi Rumah Tangga.

Pada triwulan || 2019, Konsumsi Rumah Tangga terpantau tumbuh 5,16% (yoy), meningkat dari triwulan sebelumnya 4,79% (yoy)," ujar Soekowardojo, dalam siaran pers yang diterima Tribunjateng.com, Senin (12/8/2019).

Dijelaskan, pencapaian inflasi yang rendah dan stabil, mendorong terjaganya ekspektasi yang selanjutnya meningkatan konsumsi masyarakat.

Survei Tendensi Konsumen yang dilakukan oleh BPS menunjukan, indeks persepsi masyarakat pada aspek Pendapatan Rumah Tangga meningkat Iebih tinggi, dari sebelumnya sebesar 99,97 pada triwulan | 2019, menjadi sebesar 125,66 pada triwulan Iaporan.

Hasil Survei Tendensi Konsumen juga menunjukan peningkatan konsumsi masyarakat tidak hanya terbatas pada konsumsi makanan, namun juga barang/jasa non makanan.

Peningkatan tertinggi komoditas non makanan berlangsung pada produk pakaian, diikuti oleh jasa transportasi dan telekomunikasi.

Kondisi ini mengafirmasi tren musiman yang menunjukan peningkatan konsumsi masyarakat pada periode hari raya keagamaan nasional serta periode llbur sekolah.

"Dengan realisasi pertumbuhan triwulan II 2019 yang menunjukan peningkatan, Bank Indonesia memperkirakan Ekonomi Jawa Tengah pada tahun 2019 tumbuh pada rentang 5,3%-5,7% (yoy). Lebih tinggi dibandingkan penumbuhan tahun 2018 yang sebesar 5,32% (yoy)," paparnya.

Adapun perbaikan pertumbuhan tahun 2019 diperkirakan didorong oleh permintaan domestik yang tetap kuat.

Hal tersebut dipengaruhi oleh pulihnya ekspektasi para pelaku usaha dan masyarakat di sisa semester II 2019.

Terjaganya ekspektasi daya beli didukung oleh inflasi yang rendah dan terkendali, penyaluran bansos, serta adanya tambahan pendapatan berupa kenaikan UMK.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved