Update Terkini Kondisi Gunung Slamet yang Berstatus Waspada, Asap dari Kawah Terus Mengepul

“Rekam gerak tanah mencatat gempa tremor dengan amplitudo 0,5 hingga 3 milimeter, namun di dominasi dengan pada amplitudo 2 milimeter,” ujarnya

Update Terkini Kondisi Gunung Slamet yang Berstatus Waspada, Asap dari Kawah Terus Mengepul
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Asap dari kawah Gunung Slamet terlihat dari Dukuh Jawar, Desa Clekatakan Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang yang berjarak sekita 4 kilometer, beberpa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Asap dari kawah Gunung Slamet pada Rabu (14/8/2019) siang masih terlihat jelas.

Menurut Petugas Pengamat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), di Pos Pengamatan Gunung Api Slamet, Desa ‎Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, asap bertekanan rendah tersebut memiliki ketinggian mencapai 25 meter di atas puncak.

Petugas pengamat PVMG, Sukeidi, menjelaskan, pengamatan yang dilakukan pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB menunjukkan aktivitas Gunung Slamet belum ada peningkatan.

“Statusnya masih level II atau waspada, meski demikian masyarakat masih dilarang beraktivitas di jarak 2 kilometer dari puncak Gunung Slamet,” jelasnya kepada Tribunjateng.com melalui sambungan telepon.

Dilanjutkannya, aktivitas kegempaan dalam tempo enam jam mencapai 166 kali.

“Gempa hembusan tercatat dalam rekam gerak tanah mencapai 166 kali dengan amplitudo 2-17 milimeter, gempa hembusan tersebut berdurasi antara 15 sampai 50 detik,” katanya.

Selain gempa hembusan, Sukeidi menuturkan gempa tremor terjadi sedari pagi dengan amplitudo tak menentu.

“Rekam gerak tanah mencatat gempa tremor dengan amplitudo 0,5 hingga 3 milimeter, namun di dominasi dengan pada amplitudo 2 milimeter,” ujarnya.

Sementara itu Sukirno, Kadus Kandang Gotong, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, yang terletak dilereng Gunung Slamet menambahkan, cuaca di lereng Gunung Slamet sangat cerah.

“Warga masih melakukan aktivitas berkebun seperti biasa, misal pun ada gejala peningkatan status kami akan segera melapor ke Pos Pantau Gunung Api Slamet secara langsung,” tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved