Lokalisasi Sunan Kuning Semarang Resmi Ditutup, Satpol PP akan Berjaga Hingga Bulan November

Satpol PP Kota Semarang terus melakukan pengawalan rencana penutupan Lokalisasi Sunan Kuning agar tahapan penutupan berjalan kondusif.

Lokalisasi Sunan Kuning Semarang Resmi Ditutup, Satpol PP akan Berjaga Hingga Bulan November
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Para Pekerja Seks Komersial (PSK) mengikuti sosialisasi dan validasi data di Balai RW 4 Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kamis (15/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satpol PP Kota Semarang terus melakukan pengawalan rencana penutupan Lokalisasi Sunan Kuning agar tahapan penutupan berjalan kondusif.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, tidak hanya selama tahapan pra penutupan saja, pengawalan akan dilakukan pasca penutupan dengan menerapkan sistem piket hingga November.

"Tugas kami hanya melakukan pengamanan. Nanti pada H-2 sebelum penutupan kami akan melakukan piket di area ini bersama stakeholder terkait. Hal itu juga akan dilakukan setelah penutupan," katanya disela-sela sosialisasi dan validasi data di Balai RW 4 Kelurahan Kalibanteng, Kamis (15/8/2019).

Pihaknya juga membentuk Satgas Melati yang terdiri sekitar 15 petugas Satpol PP wanita.

Satgas Melati ini juga akan terus melakukan pengawalan.

Menurutnya, saat-saat menjelang penutupan ini, kondisi cukup sensitif.

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning, Pemkot Semarang yang Mendirikan dan Kini Akan Menutupnya

Sehingga, diharapkan satgas melati ini bisa berkomunikasi dengan baik dengan para pekerja seks komersial (PSK) atau wanita pekerja seks (WPS) untuk menjaga perasaan mereka.

"Kami turunkan struktural wanita. Kami benar-benar ingin menjaga perasaan sehingga penutupan dapat berjalan kondusif," ucap Fajar.

Sementara itu Anggota DPRD Kota Semarang, Rohaini terus memberikan support kepada Pemkot Semarang terkait rencana penutupan lokalisasi itu.

Dia juga mengakui, pasti ada kendala dalam penutupan ini. Namun, dia yakin Pemkot Semarang dapat menutup lokalisasi tersebut.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved