Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pelaku Penyerangan Anggota Polsek Wonokromo, Profesi Sehari-hari Pedagang Sempol

Polisi menggeledah rumah kos pelaku penyerangan Polsek Wonokromo, Imam Mustofa (31) di Sidosermo VI Gang I No 10A Wonokromo, Surabaya.

Tayang:
Editor: suharno
TribunJatim.com/Nur Ika Anisa
Polisi menggeledah rumah kos pelaku penyerangan Polsek Wonokromo, Imam Mustofa (31) di Sidosermo VI Gang I No 10A Wonokromo, Surabaya. 

TRIBUNJATENG.COM - Polisi menggeledah rumah kos pelaku penyerangan Polsek Wonokromo, Imam Mustofa (31) di Sidosermo VI Gang I No 10A Wonokromo, Surabaya.

"Sebelum maghrib, sekitar pukul 17.50 WIB sudah ada orang di sini jaga-jaga. Sekitar pukul 19.00 WIB, habis isya polisi minta saya jadi saksi," kata Ketua RT III RW II Sidosermo Surabaya, Ainun Arif, Sabtu (17/8/2019).

Ainun Arif mengatakan, saat menggledah kamar kos pelaku Imam Mustofa, polisi membawa laptop, kertas dan handphone.

"Istrinya Fatimah sama tiga anaknya dibawa. Dua laki-laki satu perempuan," kata dia.

Ini Harga Tiket Laga Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Lawan Thailand dan Malaysia

Menurut Ainun, Imam sudah lima tahun tinggal di kamar kos berpagar hitam tersebut.

Imam dikenal dengan nama Ali yang sehari-hari sebagai penjual sempol.

"Lima tahun di sini, tinggal di kamar pojok kiri," kata dia.

Sebelumnya, Imam Mustofa terlibat penyerangan dua anggota polisi Polsek Wonokromo, sekitar pukul 16.45 WIB, Sabtu (17/8/2019).

Imam berpura-pura melapor ke SPKT Polsek Wonokromo, namun kemudian meloncat dan menyerang polisi menggunakan celurit.

Satu anggota polisi terluka di bagian pipis, tangan dan kepala, sementara satu anggota lain mengalami lebam pukulan.

Hasil Liga Inggris - Firmino-Mane Tentukan 3 Poin Liverpool dari Southampton

Aksi Teror

Aksi penyerangan polisi di Markas Polsek Wonokromo Surabaya Sabtu (17/8/2019) sore disebut sebagai aksi terorisme.

Pelaku berhasil diamankan dan pemeriksaan lanjutan akan dilanjutkan oleh Tim Densus 88 Mabes Polri.

Dilansir dari KOMPAS.com, sekitar pukul 19.00 WIB, pelaku yang sudah dalam keadaan diborgol dibawa dalam sebuah mobil dari Polsek Wonokromo.

"Tadi langsung dibawa oleh tim Densus 88," jelas Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho di Mapolsek Wonokromo.

Setelah Jebol Pagar, Polisi Tangkap 43 Mahasiswa Papua dari Asrama Mahasiswa

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved