Putus Cinta, Pria Ini Ancam Ingin Pecahkan Rekor Korban Penembakan Massal di Dunia
Tristan Scott Wix mengatakan dia berniat untuk menembaki kerumunan besar orang
Dia ditangkap tanpa adanya insiden berarti.
Sheriff Volusia County Michael Chitwood dilansir CNN mengatakan, Wix mengaku kepada detektif dia tidak punya senjata api.
Namun "terkesima" dengan penembakan massal.
"Jika Anda melihat latar belakang anak ini, dia depresi karena kehilangan pekerjaan dan diputus pacar."
"Dia kemudian ingin dikenal sebagai pembunuh paling mematikan dalam sejarah AS," katanya.
Meski mengklaim tak punya senjata api.
Namun deputi dilaporkan menemukan senapan berburu kaliber 22 dan 400 butir peluru ketika menggeledah apartemennya.
Penahanan Wix terjadi beberapa pekan setelah tragedi penembakan massal yang terjadi Ohio dan Texas yang total membunuh hingga 31 orang tersebut.
Biro Penyelidik Federal (FBI) kepada Kongres AS menyatakan kini mereka sedang menginvestigasi sekitar 850 kemungkinan perbuatan teroris domestik. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Diputus Pacar dan Hilang Pekerjaan, Pria Ini Ancam Bunuh 100 Orang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pemuda-yang-ancam-tembak-100-orang.jpg)