Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

KV Tidak Dipaksa Aulia Kesuma Membunuh, Terungkap Ia Memang Punya Dendam pada Dana Saudara Tirinya

Ya, bukan karena diminta bantuan oleh sang ibu, KV nyatanya memang menyimpan dendam pada Dana, saudara tirinya

Tayang:
Editor: muslimah
Kolase Tribun Bogor
Aulia Kesuma diduga otak pelaku pembunuhan suami dan anak tirinya, Pupung Sadili dan M Adi Pradana. 

TRIBUNJATENG.COM - Anak kandung Aulia Kesuma otak pembunuhan Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili dan M Adi Pradana yakni KV alias Kelvin kondisinya kini masih belum pulih.

Meski begitu, misteri soal pembunuhan yang dilakukan dirinya dan sang ibu, Aulia Kesuma justru makin terkuak.

Pun dengan fakta terbaru soal peran besar KV dalam menentukan waktu kematian saudara tirinya, M Adi Pradana.

Diwartakan sebelumnya, teka-teki soal rencana pembunuhan yang digagas Aulia Kesuma akhirnya terbuka.

Bersama sang anak, KV, Aulia Kesuma pun melakukan pembunuhan serta pembakaran suami dan anak tirinya yakni Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili dan M Adi Pradana

Setelah membunuh Edi Chandra, tersangka AK dan anaknya KL alias Kelvin beserta para pembunuh bayaran yang bersembunyi sudah menunggu kehadiran Dana di rumah.

Sesuai perkiraan AK, ketika Dana pulang tanpa ada kecurigaan apa pun malam itu, Dana langsung membuka pintu kulkas dan mengambil jus lalu meneguknya.

"Ketika Dana pulang dia langsung menuju kulkas mengambil jus yang telah ditaburi dengan obat tidur tadi, kemudian ke atas (ke kamarnya)," terang Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi .

Setelah itu, Kelvin ditugaskan oleh si otak pelaku AK untuk menentukan kapan Dana harus dibunuh.

Kelvin alias KL memastikan apakah Dana terpengaruh atau tidak dengan jus berisi obat tidur itu dengan cara berpura-pura mengunjungi kamar korban.

P
Pelaku pembunuh Pupung Sadili dan anaknya M Adi Pradana ditangkap Polres Sukabumi. Otak pembunuhan adalah AK, istri Pupung. (TribunJakarta.com/Anas Furkon/Bima Putra)

Bahkan mereka sempat main game bersama.

"Kemudian KL mendatangi Dana memastikan terpangaruh atau tidak terhadap Dana terkait obat dari ibunya dalam jus tersebut.

Mereka berbincang, main game, hingga Dana tertidur," kata Nasriadi.

Pelaku KL alias Kelvin sempat keluar dari Kamar Dana beberapa waktu, kemudian kembali mengecek masuk ke kamar Dana.

Pada sekitar pukul 24.00 WIB, Kelvin kemudian memutuskan untuk memanggil para eksekutor yang sudah menunggu.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved