Malam Satu Suro, Pemkab Batang Jamas Tujuh Pusaka Lalu Lakukan Kirab Pusaka
Pemkab Batang menggelar ritual penjamasan tujuh pusaka lalu kirab pusaka di malam satu suro atau, Sabtu (31/8/2019) malam.
Penulis: dina indriani | Editor: suharno
TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Menyambut datangnya malam Tahun Baru Jawa atau disebut malam satu suro yang juga bertepatan dengan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1441 Hijriyah, Pemkab Batang menggelar ritual penjamasan tujuh pusaka, Sabtu (31/8/2019) malam.
Sebelum dijamas, tujuh pusaka tersebut dikirab mengelilingi Pendopo Kabupaten.
Kirab diikuti oleh ratusan budayawan, tokoh masyarakat, komunitas TosaN Aji, serta jajaran OPD Pemkab Batang yang terlihat mengenakan baju adat.
• Hasil Lengkap Liga Inggris - Man United dan Chelsea Raih Hasil Imbang, Man City Pesta Gol
• Striker PSIS Semarang Ini Menangis saat Memasuki Lapangan Melawan Arema FC
Bupati Batang Wihaji yang memimpin jalannya ritual tersebut mengatakan, kegiatan penjamasan pusaka merupakan nguri-uri tradisi jawa agar tetap lestari, serta memperkenalkan pusaka yang dimiliki Pemkab kepada masyarakat.
"Penjamasan merupakan budaya jawa yang harus dilestarikan, bukan syirik tapi untuk untuk mempromosikan khasanah wisata budaya yang ada di Batang," jelasnya.
Ia juga mengatakan kirab budaya ini merupakan satu di antara kampanye terhadap budaya yang dikemas menarik yang masuk dalam kalender wisata Kabupaten Batang, untuk menyongsong visit Batang 2022 dengan tagline heaven of Asia.
"Sejarah Pusaka Tombak Abirawa merupakan pudaka kebesaran yang pada zamanya, mampu mengatasi ssegala pernalsahan dalam mbabat Kabupaten Bayang," ujarnya.
• Tebing Batu Cadas di Kebumen Longsor Timpa Truk, Sopir Terjepit di Dalam Kabin
• Bayi Pengidap Bibir Sumbing Asal Karanganyar Yang Sempat Viral, Meninggal Dunia Hari Ini
Disampaikannya, pusaka tersebut asal usulnya dari Kabupaten Lamongan Jawa Timur, tombak ini merupakan peninggalan pendiri Kabupaten Batang yaitu, Kanjeng Sunan Raden Sayid Nur Rochma.
"Kirab ini memiliki filosofi agar generasi penerus tetap memperjuangkan Kabupaten agar lebih sejahtera tetap melayani masyaratkanya dengan Ikhlas dan prima," jelas Wihaji.
Prosesi upacara kirab pusaka dan ritual penjamasan dipimpin oleh Bupati Wihaji yang dihadiri oleh Wakapolres Kompol R Hartono, Kasdim 0736 Batang Mayor Inf. Raji serta kepala OPD. (din)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pemkab-batang-menggelar-ritual-penjamasan-tujuh-pusaka-lalu-kirab-pusaka.jpg)