Save KPK Jateng Nilai Panitia Seleksi Capim KPK Tak Melihat Rekam Jejak Para Calon

Save KPK Jateng melihat panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) tidak melihat rekam jejak para calon.

Save KPK Jateng Nilai Panitia Seleksi Capim KPK Tak Melihat Rekam Jejak Para Calon
TRIBUN JATENG/HESTY IMANIAR
Save KPK Jateng. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan momentum untuk mencari pimpinan yang akan mengawal perlawanan tindak korupsi di Indonesia.

Proses seleksi yang tidak transparan itu, tentunya, harus sesuai dengan nilai integritas.

Dengan begitu akan menghasilkan pimpinan KPK yang mumpuni.

Pada pemilihan kali ini, Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK telah menetapkan 20 nama peserta yang dalam proses diadakan uji publik dan wawancara.

Komunitas Save KPK Jateng juga memantu proses pemilihan Capim KPK.

Mereka melihat ada tiga persoalan dalam proses seleksi kali ini.

VIRAL Batal Nikah Jelang Akad, Calon Suami Gadis Ini Ternyata Seorang Wanita

Ada Bercak Sperma di Mayat Korban, Remaja Suku Baduy Ini Diduga Diperkosa Lalu Dibunuh

Unjuk Rasa di Hong Kong Ricuh, KJRI Imbau WNI Jauhi Tempat-tempat Unjuk Rasa

Hasil FIBA Basketball World Cup 2019 Hari Minggu - USA Menang, Dua Wakil Benua Asia Kalah

Yakni, cacat rekam jejak tidak menjadi pertimbangan.

Di mana sebagai lembaga yang menegakkan nilai integritas maka profil capim KPK wajib mempunyai rekam jejak teruji.

"Save KPK Jateng melihat di 20 besar Capim KPK yang lolos masih ada yang tidak memiliki cacat rekam jejak," ujar Widi Nugroho anggota Save KPK Jateng dari perwakilan Pattiro Semarang, Minggu (1/9/2019).

"Data di kami cacat rekam jejak itu, diduga menghalangi kerja pemberantasan korupsi KPK, melanggar etik saat bertugas, belum melaporkan LHKPN," sambungnya.

Halaman
12
Penulis: hesty imaniar
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved