Diduga Terima Suap Perkara, Oknum Anggota Polda Jateng Berpangkat AKBP Ini Dapat Jabatan Kapolres

Polri baru baru ini mengeluarkan surat telegram terkait mutasi besar besaran para pejabat baik tingkat pusat maupun daerah.

Diduga Terima Suap Perkara, Oknum Anggota Polda Jateng Berpangkat AKBP Ini Dapat Jabatan Kapolres
Vincentius Jyestha
Ilustrasi - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) dan korp raport kenaikan pangkat perwira tinggi (Pati) Polri, Kamis (2/5). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polri baru baru ini mengeluarkan surat telegram terkait mutasi besar besaran para pejabat baik tingkat pusat maupun daerah.

Untuk di Jawa Tengah, beberapa posisi kapolres dan pejabat utama Polda Jateng akan diisi oleh orang baru.

Dari beberapa perwira menengah di jajaran Polda Jateng, ada satu nama yang tertulis mendapat promosi jabatan menjadi kapolres di jajaran Polda Jateng.

Video Detik-detik Sebelum Kecelakaan Bus Mira Vs Innova di Nganjuk Beredar : Gaweo Cerito Aku Nabrak

Video Santuy, Saat Razia Emak emak Nyanyi Lagu Rhoma Irama

Hoaks Atraksi Pagar Nusa Purbalingga Sebabkan 1 Korban Meninggal, Ini Klarifikasi Mukhlis

Masih Ada Logo Djarum, Susi Susanti : Tidak Ada Eksploitasi, Itu Keinginan Anak dan Orang Tua

Meskipun oknum perwira itu disebut sebut telah dilaporkan ke pimpinan terkait dugaan menerima suap atas penyelidikan sebuah perkara.

Oknum tersebut diduga meminta sejumlah uang kepada pelapor perkara sengketa pembagian hasil usaha.

Oknum yang diduga menerima suap ini meminta kepada korban agar menyediakan uang puluhan juta rupiah untuk pembelian seragam yang nantinya digunakan di Akpol.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja mengatakan, surat TR mutasi jabatan ini dikeluarkan oleh Mabes Polri.

"TR-nya ini dikeluarkan Mabes Polri jadi kami tidak bisa menjawab," ujar Agus, Senin (9/9/2019) malam.

Agus menyebut, pemilihan anggota untuk menempati jabatan Kapolres telah melewati proses internal dan tim Wanjak.

"Sudah pasti ada proses penilaian tersendiri, Wanjak.

Jadi menurut Wanjak sudah pas," katanya.

Meski begitu, Agus enggan mengomentari dugaan menerima suap yang dilakukan oknum tersebut.

Dia mengaku belum mengetahui adanya laporan terkait dugaan menerima suap oleh oknum berpangkat AKBP tersebut kepada pelapor kasus.

"Kalau (laporan) itu saya tidak tahu," ujarnya singkat. (Lyz)

Beredar Kabar BJ Habibie Meninggal, Ini Kata Ketua Tim Dokter Kepresidenan

Ini Foto-foto Luna Maya Berpenampilan Jadul di Acara New York Fashion Week 2019

Indonesia Vs Thailand : Simon McMenemy Optimistis Timnas Menang Hari Ini

Innalillahi Wa Innaillaihi Rojiun, Bawon Jamaah Haji Asal Banjarnegara Meninggal Dunia di Mekah

Penulis: muh radlis
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved