Sabtu, 16 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pedas Manis Rujak Teplak Bu Wasti, Sudah Ada Sejak 1994

Rujak teplak menjadi makanan khas Tegal yang memiliki cita rasa manis dan pedas.

Tayang:
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Fajar Bahruddin
Rujak teplak legandaris Bu Wasti di Jalan Hos Cokro Aminoto Kota Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL- Rujak teplak menjadi makanan khas Tegal yang memiliki cita rasa manis dan pedas.

Berbagai jenis sayuran seperti kangkung, daun lengguk, daun singkong, daun pepaya, buah turi, kol, timun, pare, kacang panjang, kecipir, tauge, petai cina ada di dalamnya.

Nah, identitas rujak teplak berasal dari sambalnya yang berbahan singkong.

Di Kota Tegal, rujak teplak Ibu Wasti (66) menjadi kedai yang cukup legendaris.

Lokasinya cukup mudah ditemukan, Wasti berjualan rujak teplak di ujung barat Jalan Hos Cokro Aminoto, Kota Tegal.

Wasti mengatakan, rujak teplak merupakan makanan khas Tegal yang memiliki rasa asin, manis, dan pedas.

Berbagai macam sayur kemudian dicampur dengan olahan sambel singkong dan kacang, sambel pedas, dan santan.

“Dinamakan rujak teplak, karena pas mengambil sambal bunyinya plek- plek gitu. Itu kan karena sambelnya berbahan singkong. Jadilah bernama rujak teplak,” kata Wasti kepada tribunjateng.com, Kamis (12/9/2019).

Wasti berjualan rujak teplak sejak 1994 atau sekira 25 tahun.

Mulai dari berjualan keliling menggunakan sepeda hingga kini menetap di Jalan Hos Cokro Aminoto.

Wasti mengatakan, ia berjualan sejak pukul 09.00 WIB hingga 14.00.

Satu porsi rujak teplak biasa Rp 10 ribu, sedangkan pakai lontong Rp 13 ribu.

“Biasanya di sini ramainya jam- jam istirahat siang. Kalau habisnya cepat pukul 12.00 saya sudah tutup. Tapi khusus hari Jumat saya libur,” ungkapnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved