Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bu Guru PAUD di Cilacap Melahirkan Bayi Kembar 3 Secara Normal

Adalah Dwi Nur Hanifah (34) guru PAUD itu, melahirkan tiga bayi kembar tiga hanya dalam waktu 6 menit. Jarak bayi satu dengan berikutnya 2 menit.

ISTIMEWA
Seorang guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Desa Bulusari, Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap, melahirkan 3 bayi kembar secara normal. 

TRIBUNJATENG.COM -- Melahirkan bayi meski sangat sakit menjadi dambaan perempuan. Anak adalah harta paling berharga. Seorang ibu di Cilacap baru saja melahirkan bayi kembar tiga laki semua.

SEORANG Bu guru PAUD di Desa Bulusari, Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap, melahirkan bayi kembar tiga. Hebatnya lagi, proses persalinan itu berlangsung normal, tidak caesar.

Adalah Dwi Nur Hanifah (34) guru PAUD itu, melahirkan tiga bayi kembar tiga hanya dalam waktu 6 menit. Jarak bayi satu dengan berikutnya 2 menit.

Dwi melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majenang pada Sabtu (14/9/2019) sekira pukul 11.45 WIB.

Ketiga bayi kembar tersebut berjenis kelamin laki-laki. Itu adalah anak ke tiga.

Sedangkan anak pertama dan kedua, semua juga laki-laki. Maka dengan kelahiran bayi ke tiga ini, pasutri Bustam Yazid dan Dwi Nur Hanifah mempunyai 5 anak, semua laki-laki.

"Jedanya sekira dua menitan," ujar Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RSUD Majenang, dr Tatang Mulyana kepada Tribunjateng.com, Minggu (15/9/2019).

Menurut catatan medis RSUD, bayi kembar yang pertama lahir pukul 11.45 WIB, yang kedua pukul 11.47 WIB dan yang ketiga 11.49 WIB.

Dokter menjelaskan, persalinan yang dilakukan oleh Dwi diproses secara normal karena kondisi ibu dan bayi sehat.

Bayi juga dalam posisi siap, persis sebelum proses persalinan. Ibu tersebut (Dwi) mengetahui bahwa janin yang dikandungnya adalah kembar, sejak kehamilan masih usia dua bulan.

Menurut pengakuannya, tidak ada keturunan kembar dalam keluarganya. "Ketiganya lahir kepala duluan dan lancar, tidak ada kendala apapun," katanya.

Persalinan itu terjadi saat usia kandungan memasuki 32 minggu, atau dikategorikan prematur. Bobot bayi pun tergolong lebih ringan dibandingkan bobot bayi pada umumnya.

Bayi kembar yang lahir pertama dengan bobot 1.576 gram, bayi kedua 1.473 gram dan yang ketiga 1.607 gram.

"Kelahiran bayi dalam usia kandungan 32 minggu. Jadi terhitung masih sekitar satu setengah bulan lagi. Karena prematur, bayi diinkubator dulu," imbuhnya.

Dokter Jaga Ruang Bayi RSUD Majenang, dr Aldila mengatakan, ketiga bayi kembar mendapatkan penanganan khusus. Satu di antaranya diberi terapi cairan dari dokter spesialis anak.

Dokter akan menunggu sampai berat badannya naik dulu, paling tidak sampai 1,8 kilogram, sama bisa menyusui.

"Karena saat lahir, paling besar itu 1,6 kilogram. Jadi kemungkinan bisa sampai satu atau dua mingguan," tambah Aldila.

Dalam perkembangannya, kondisi bayi cukup bagus dan sehat, demikian halnya dengan kesehatan ibunya.

Karena lahir prematur, sehingga bayi harus diinkubator dulu. Sedangkan sang ibu belum bisa diwawancara karena masih proses pemulihan. (Permata Putra Sejati)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved