Berita Eksklusif
Menahan Tangis, Nenek Endang Berharap Alero Caffe Klaten Miliknya Terlepas dari Kasus Hak Siar Liga
Pihak Alero Caffe Klaten Jawa Tengah sedang berhadapan dengan kasus somasi dan denda ratusan juta gegara dianggap melanggar hak siar
Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pihak Alero Caffe Klaten Jawa Tengah sedang berhadapan dengan kasus somasi dan denda ratusan juta gegara dianggap melanggar hak siar pertandingan sepakbola.
Dewi selaku Manager Operasional Alero Caffe mengatakan saat mediasi di Polda Jateng, pihak Vidio.com mempermasalahkan acara halal bi halal yang menyalakan televisi berisi pertandingan sepakbola.
Dewi mengatakan Alero Caffe merupakan rumah pribadi yang dijadikan tempat ngopi.
Baca juga: Klarifikasi Vidio.com Soal Somasi dan Denda Mbah Endang Klaten Gegara Siarkan Liga Inggris
Baca juga: 3 Kasus Pemilik Warung di Jateng Disomasi Gegara Hak Siar Sepakbola, Didenda Rp 100 Juta - 231 Juta

"Jadi ini sebenarnya memang rumah pribadi ibu Endang, alias ibu mertua saya, namun karena beliau sudah pensiun, untuk kesibukan beliau, maka kami membuka cafe ini," ujarnya.
Dewi mengatakan pada tanggal 11 Mei 2024 lalu, cafe miliknya menjadi tempat berkumpul keluarga.
Lalu, ada seorang anggota keluarga yang menyalakan televisi.
Ia menambahkan, memang televisi di rumahnya berlangganan vidio.com.
"Jadi saat itu, keluarga kami berkumpul untuk makan malam bersama, lalu ada yang menyalakan televisi, memang saat itu kami berlangganan vidio.com, itu kan berlangganan bisa diakses banyak televisi, termasuk televisi di kamar, di kafe ini, di ruang tamu, itu bisa diakses," ujarnya, Kamis (28/8/2025).
Dewi tak menyangka jika situasi saat itu bisa membuat cafe yang ia kelolal terjerat kasus hak siar.
Dewi mengaku ingat dengan 2 oknum yang datang ke kafe lalu mengambil foto secara diam-diam saat televisi itu menayangkan pertandingan sepak bola.
"Saya ingat, ada 2 laki-laki datang ke cafe ini, lalu pesan kopi, terus foto-foto suasana cafe ini, kopinya belum habis, lalu mereka pergi," ujar Dewi.
Saat itu, Dewi tak menduga atau curiga dengan gerak-gerik dua pria tersebut.
"Saat itu nggak curiga sama sekali, soalnya saya sibuk menyiapkan makanan untuk keluarga," terangnya.
Dewi menyayangkan dengan sikap dua pria tersebut yang tiba-tiba melaporkan kepada pihak vidio.com.
Dewi mengatakan jika memang saat itu pihaknya melanggar, harusnya ditegur tanpa harus dipermasalahkan seperti ini.
Dituding Palak dan Peras UMKM di Jawa Tengah, Kuasa Hukum Vidio.com Angkat Bicara |
![]() |
---|
Tak Pandang Bulu, Nobar Sepakbola di Ruang Komersil Didenda Ratusan Juta: Ada atau Tidak Ada Tiket |
![]() |
---|
Nasib Apes Nenek Endang Warga Klaten, Diminta Bayar Rp115 Juta Karena Langgar Hak Siar Liga Inggris |
![]() |
---|
Halalbihalal Berujung Panggilan Polisi, Nenek Endang Didenda Rp115 Juta Terkait Hak Siar Vidio.com |
![]() |
---|
Ditakut-takuti Somasi-Denda Rp50 Juta, Pemilik Warung di Madiun Pilih Bayar Hak Siar Bola Rp13 Juta |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.