Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Eksklusif

Menahan Tangis, Nenek Endang Berharap Alero Caffe Klaten Miliknya Terlepas dari Kasus Hak Siar Liga

Pihak Alero Caffe Klaten Jawa Tengah sedang berhadapan dengan kasus somasi dan denda ratusan juta gegara dianggap melanggar hak siar

|
Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pihak Alero Caffe Klaten Jawa Tengah sedang berhadapan dengan kasus somasi dan denda ratusan juta gegara dianggap melanggar hak siar pertandingan sepakbola.

Dewi selaku Manager Operasional Alero Caffe mengatakan saat mediasi di Polda Jateng, pihak Vidio.com mempermasalahkan acara halal bi halal yang menyalakan televisi berisi pertandingan sepakbola.

Dewi mengatakan Alero Caffe merupakan rumah pribadi yang dijadikan tempat ngopi.

Baca juga: Klarifikasi Vidio.com Soal Somasi dan Denda Mbah Endang Klaten Gegara Siarkan Liga Inggris

Baca juga: 3 Kasus Pemilik Warung di Jateng Disomasi Gegara Hak Siar Sepakbola, Didenda Rp 100 Juta - 231 Juta

TOLAK BAYAR DENDA - Endang, Nenek 78 Tahun di Klaten Disomasi & Didenda Rp115 Juta Gegara Siaran Sepakbola: Saya Tolak! Endang merasa nominal tersebut tak masuk akal, apalagi untuk pengusaha kecil sepertinya.
TOLAK BAYAR DENDA - Endang, Nenek 78 Tahun di Klaten Disomasi & Didenda Rp115 Juta Gegara Siaran Sepakbola: Saya Tolak! Endang merasa nominal tersebut tak masuk akal, apalagi untuk pengusaha kecil sepertinya. (YOUTUBE/TRIBUN JATENG)

"Jadi ini sebenarnya memang rumah pribadi ibu Endang, alias ibu mertua saya, namun karena beliau sudah pensiun, untuk kesibukan beliau, maka kami membuka cafe ini," ujarnya.

Dewi mengatakan pada tanggal 11 Mei 2024 lalu, cafe miliknya menjadi tempat berkumpul keluarga.

Lalu, ada seorang anggota keluarga yang menyalakan televisi.

Ia menambahkan, memang televisi di rumahnya berlangganan vidio.com.

"Jadi saat itu, keluarga kami berkumpul untuk makan malam bersama, lalu ada yang menyalakan televisi, memang saat itu kami berlangganan vidio.com, itu kan berlangganan bisa diakses banyak televisi, termasuk televisi di kamar, di kafe ini, di ruang tamu, itu bisa diakses," ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Dewi tak menyangka jika situasi saat itu bisa membuat cafe yang ia kelolal terjerat kasus hak siar.

Dewi mengaku ingat dengan 2 oknum yang datang ke kafe lalu mengambil foto secara diam-diam saat televisi itu menayangkan pertandingan sepak bola.

"Saya ingat, ada 2 laki-laki datang ke cafe ini, lalu pesan kopi, terus foto-foto suasana cafe ini, kopinya belum habis, lalu mereka pergi," ujar Dewi.

Saat itu, Dewi tak menduga atau curiga dengan gerak-gerik dua pria tersebut.

"Saat itu nggak curiga sama sekali, soalnya saya sibuk menyiapkan makanan untuk keluarga," terangnya.

Dewi menyayangkan dengan sikap dua pria tersebut yang tiba-tiba melaporkan kepada pihak vidio.com.

Dewi mengatakan jika memang saat itu pihaknya melanggar, harusnya ditegur tanpa harus dipermasalahkan seperti ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved