Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gaspol Bruno! PSIS Semarang Bawa 18 Pemain ke Kandang Kalteng Putra

Skuay Mahesa Jenar dipastikan bisa tampil full team karena tidak ada pemain yang menjalani hukuman akumulasi ataupun cedera

TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SAPUTRA
Aksi penyerang PSIS Semarang asal Brasil, Bruno Silva dalam laga melawan Persebaya Surabaya di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (20/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- PSIS Semarang memboyong 18 pemain ke Palangkaraya, Kalimantan tengah, menjelang laga kontra tuan rumah, Kalteng Putra, dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Selasa (24/9) besok.

Dalam laga itu, skuay Mahesa Jenar dipastikan bisa tampil full team karena tidak ada pemain yang menjalani hukuman akumulasi ataupun cedera.

Hanya saja, dalam laga kontra Kalteng Putra, PSIS tak membawa Bayu Nugroho, pemain yang dalam laga kontra Persebaya, Jumat (20/9) lalu, dimainkan sebagai starter.

Dalam rombongan tim kali ini, pemain muda PSIS, Tegar Infantrie Sukamto, yang kerap masuk dalam line-up setiap kali PSIS bertanding, juga tak diikutkan.

Skuat Mahesa Jenar berangkat dari Magelang menuju Bandara Juanda, Surabaya, Minggu (22/9) pagi. Selanjutnya, pada pukul 18.00, Bruno Silva dkk terbang menuju Palangkaranya.

Poin di Palangkaraya itu bisa menambal defifit kehilangan poin pada laga kandang sebelumnya melawan Persebaya Surabaya, di Stadion Moch Soebroto, Magelang. Dalam laga itu, PSIS kalah telak 0-4.

"Tentunya kekalahan lawan Persebaya itu, harus menjadi pelajaran yang sangat berarti. Kekalahan 0-4 itu sangat menyakitkan, apalagi di kandang. Tapi semua itu, inilah sepakbola. Semua bisa terjadi," kata General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto, Minggu sore.

Dalam laga melawan Persebaya, Liluk mengatakan, permainan Persebaya mengalami perubahan jika dibanding dengan pertemuan pertama di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, 30 Juni silam. Kehadiran dua penggawa anyar, David da Silva dan Diogo Campos, membawa dampak positif pada skuat Bajul Ijo.

"Kemarin Surabaya memang main bagus setelah masuknya David Da Silva dan Diogo Campos permainan Persebaya lebih hidup dan lebih cepat. Beda waktu pertemuan pertama di Surabaya," kata Liluk.

Namun, hasrat untuk mencuri poin dari Kalteng Putra juga bukan hal mudah. Tim promosi itu yang memberi PSIS kekalahan pertama pada Liga 1 musim ini. Di kandang sendiri pula. Pada laga pertama Liga 1, di Stadion Moch Subroto, Magelang, PSIS takluk 1-3 dari Kalteng Putra.

"Saya harap tim pelatih bisa mempersiapkan dengan baik. Kita harapkan bisa memperbaiki kekurangan-kekurangan kemarin waktu lawan Persebaya. Ini akan menjadi evaluasi. Dan kami akan segera bangkit. Jadi mau tidak mau kami harus ambil poin penuh di Kalteng sebagai pengganti poin yang hilang di kandang," ungkap Liluk.

Peran Bruno

Sementara itu, peran striker anyar PSIS, Bruno Silva, belum begitu terlihat saat menjalani debut dalam laga kontra Persebaya Surabaya, Jumat lalu. Dalam laga tersebut, Bruno Silva bermain sekitar 40 menit.

Liluk membenarkan, permainan Bocin, demikian sapaan akrab Bruno Silva, pada laga debutnya belum terlihat maksimal. Hal tersebut lantaran ia masih harus beradaptasi lagi dengan permainan PSIS. Di samping itu, Banur juga belum menentukan posisi yang tepat untuk Bocin di lini depan. Sebab, PSIS juga memiliki penyerang asal Brasil yang setipe dengan Bocin, yakni Claudir Marini Junior.

Dengan skema 4-2-3-1 yang selama ini menjadi andalan Bambang Nurdiansyah, jika posisi Bruno Silva dimainkan sebagai target man otomatis posisi Claudir Marini dimainkan di sektor sayap. Namun jika Bruno bermain di posisi sayap, maka Claudir Marini dimainkan sebagai ujung tombak. Dalam laga kontra Persebaya, kedua pemain ini beberapa kali saling bertukar posisi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved