Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bandara Semarang : Angkasa Pura dan BNN Kerja Sama Rintis Kelurahan Bersih Narkoba

PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN)

Tayang:
Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Bandara Ahmad Yani Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) meluncurkan Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) di Kelurahan Kuningan Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang, Selasa (24/9).

Peluncuran dilakukan oleh Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko bersama General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Hardi Ariyanto.

Dalam peluncuran tersebut juga diselenggarakan pasar murah dan pengukuhan relawan antinarkoba. "Kita lihat kelurahan ini rawan dan rentan bahaya narkoba, sehingga kita canangkan di sini titik awal untuk di Jawa Tengah," sebut Heru.

Ia menjelaskan, melalui relawan antinarkoba di lapangan akan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. Menurutnya, kesadaran tentang bahaya narkoba harus ditimbulkan dari bawah.

"Kita tanamkan pengetahuan tentang bahaya narkoba dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan," katanya.

Peran serta masyarakat diharapkan aktif dalam menekan peredaran narkoba. Jika masyarakat mendapati

transaksi narkoba di lingkungannya, ia membolehkan masyarakat untuk menangkap tangan kemudian barang bukti dan orangnya diserahkan kepada polisi atau BNN.

"Itu yang kami harapkan, timbul kesadaran dari masyarakat tentang bahaya narkoba. Tentu di sini juga kita libatkan BUMN," katanya.

Sementara itu, Hardi Ariyanto menyebutkan, selain mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba, program Kelurahan Bersinar juga memberi pelatihan ketrampilan seperti membatik, peternakan, pertanian, dan pembuatan telur asin.

"Kita bergandengan tangan memberikan pendidikan tentang bahaya narkoba, juga memberikan kesejahteraan," katanya.

Selain kerja sama dengan PT Angkasa Pura I, BNN meneken kerjasama dengan Universitas Diponegoro (Undip) di kampus Fakultas Psikologi Undip, Tembalang, Semarang, kemarin.

Lewat kerjasama ini BNN ingin perguruan tinggi turut andil dalam pemberantasan penyalahgunaan narkotika terutama di Jateng.

Menurut Heru, di Jateng ada 20 area rawan narkotika. "Yang jelas kami mengajak serta kepala desa dan tim lainnya semisal Puskesmas memperbaiki wilayah tersebut," jelasnya.

Dari hasil riset yang dilakukan BNN, ia juga memaparkan saat ini terjadi pergeseran jumlah pengguna narkoba. Jika beberapa tahun yang lalu, pengguna penyalahgunaan narkoba ialah para pekerja, saat ini lebih banyak remaja dan mahasiswa yang menyalahgunakannya.

"Peningkatan cukup signifikan, untuk skala nasional dari 1,7 juta remaja pengguna narkoba, saat ini mencapai 2,6 juta."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved