Bersihkan Ruang Bakar Mobil Gunakan Metode Carbon Cleaner, Ini Bahayanya Jika Keseringan

Carbon cleaner adalah metode membersihkan ruang bakar dengan cara memasukkan media cairan atau foam (busa) pembersih ke dalam ruang.

Editor: deni setiawan
GRIDOTO.COM/Radityo Herdianto
Kotoran ruang bakar mesin yang terangkat dari carbon cleaner. 

TRIBUNJATENG.COM - Sering kali saat mobil dilakukan tune up, dilakukan juga servise melalui metode carbon cleaner.

Carbon cleaner adalah metode membersihkan ruang bakar dengan cara memasukkan media cairan atau foam (busa) pembersih ke dalam ruang.

Metode servise ini yakni memanfaatkan lubanag busi untuk memasukkan cairan atau foam tersebut.

Bagi sebagian orang mengganggap, ini adalah cara ampuh untuk membersihkan ruang bakar agar kerak karbon hilang.

Namun ternyata, bila dilakukan terlalu sering bakal menyebabkan masalah baru.

Menurut Sugiyanto atau akrab disapa Ugie menyebutkan, berbahaya bila servise mobil sering dilakukan melalui metode carbon cleaner.

"Metode tersebut sebenarnya boleh-boleh saja. Namun kalau dilakukan terlalu sering akan bahaya," ucapnya di Pusat Otomotif Sentral Harapan Indah (POSH) Blok F26 Sentra Bisnis Harapan Indah, Bekasi.

Sesuai yang dikutip dari GridOto.com, Rabu (25/9/2019), carbon cleaner dirasa cukup ampuh menggangkat kerak karbon di kepala piston.

Namun bila terlalu sering justru akan mengikis lapisan kepala piston.

Kepala piston dari pabrikan sudah dirancang memiliki lapisan yang membuat kerak karbon tidak terlalu menempel.

"Nah, cairan carbon cleaner yang kualitasnya kurang bagus akan membuat lapisan ini lama-lama terangkat," jelasnya.

"Bila sudah terangkat, tidak ada lagi lapisan di kepala piston."

Tidak adanya lapisan khusus di kepala piston ini akan membuat kerak karbon malah cepat menempel.

Kerak karbon yang terus menempel ini akan membuat mesin lebih cepat ngelitik bahkan detonasi dengan klep ataupun busi.

"Di sini masalahnya. Jadi kerak karbon lebih cepat menempel di permukaan kepala piston."

"Cairan carbon cleaner yang tidak tersedot tuntas juga akan menjadi lengket di kepala piston," tambahnya.

Akan lebih baik sebelum kerak karbon menempel di ruang bakar, gunakan bahan bakar yang berkualitas cukup baik. (*)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di GridOto.com berjudul "Ini Bahaya Mobil Sering Servis Pakai Metode Carbon Cleaner, Ngeri!"

Sumber: Gridmotor.id
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved