Pembuatan Gorong-gorong di Dekat Pulau Kodok Diharap Jadi Solusi Banjir dan Rob
Pembuatan drainase atau gorong- gorong di RW 10 Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Rini (45).
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Pembuatan drainase atau gorong-gorong di RW 10 Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Rini (45).
Rini yang rumahnya berada di dekat Pantai Pulau Kodok Kota Tegal tersebut, berharap gorong- gorong bisa menjadi solusi adanya banjir dan rob.
Menurutnya, rumah warga di dekat Pantai Pulau Kodok, sudah menjadi langganan banjir ketika terjadinya rob.
Apalagi jika bertepatan dengan musim hujan, air bisa setinggi 30 centimeter.
"Saya jelas senang. Baru tahun ini ada pembuatan gorong- gorong. Meski belum tahu hasilnya, semoga ini bisa mencegah banjir," kata Rini kepada tribunjateng.com, Kamis (26/9/2019).
Hal serupa disampaikan Hadi Widodo (58), warga RW 10 Kelurahan Panggung yang ikut gotong royong membuat gorong- gorong.
Hadi mengatakan, proyek dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal ini, untuk mengantisipasi rob dan banjir.
Menurutnya saat terjadi rob, air di sungai yang membludak banyak membuat saluran air mampet.
Meski demikian, banyak juga warga yang berinisiatif membuat saluran- saluran air sendiri di depan rumah.
Hadi berharap, adanya gorong- gorong tersebut nantinya betul- betul menjadi solusi banjir di daerah dekat Pantai Pulau Kodok.
Sementara pembuatan gorong- gorong di RW 10, menurut Hadi menyeluruh di semua RT.
"Jadi nanti ketika terjadi rob dan banjir, air akan masuk ke gorong- gorong lalu diarahkan ke utara kemudian ke barat dan tembusnya di Kali Anyar. Kami senang. Ini saja semua warga ikut bergotong royong," ungkapnya. (fba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/warga-rw-10-di-kelurahan-panggung-kecamatan-tegal-timur-kota-tegal.jpg)