Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hari Kesaktian Pancasila 2019 : Ini Bedanya Peringatan 1 Oktober dan 1 Juni

Memasuki bulan Oktober, tepat pada tanggal 1 Oktober bangsa Indonesia memperingatinya sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Tayang:
Tribunnews.com
Monumen Kesaktian Pancasila 

TRIBUNJATENG.COM  - Hari Kesaktian Pancasila 2019  telah diperingati setiap tahunnya. 

Memasuki bulan Oktober, tepat pada tanggal 1 Oktober bangsa Indonesia memperingatinya sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Masih banyak di antara masyarakat Indonesia yang sering salah kaprah antara Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila.

Hasil Undian Wakil Indonesia pada Indonesia Masters 2019 di Malang

Inilah Jadwal Lengkap Siaran Langsung Pekan Ke-22 Liga 1 2019

PSIS Semarang Minta Izin Fredyan Telat ke TC Timnas U-23

Hasil Liga Inggris Tadi Malam: Kemenangan Man United atas Arsenal Digagalkan VAR

Namun, dua hari bersejarah di Indonesia yakni Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila diperingati terpisah.

Hari Kesaktian Pancasila diperingati tiap 1 Oktober.

Sementara Hari Lahir Pancasila diperingati tiap 1 Juni.

Banyak yang menduga jika tanggal 1 Juni adalah Hari Kesaktian Pancasila, meski sebenarnya diperingati Hari Lahir Pancasila.

Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila berbeda.

Hari Kesaktian Pancasila diperingati 1 Oktober dan Hari Lahir Pancasila diperingati 1 Juni.

Sebenarnya kedua hari peringatan terhadap lambang negara itu berbeda makna.

Dilansir TribunJogja.com, Hari Kesaktian Pancasila lebih berkaitan dengan peristiwa G30S/PKI yang terjadi 30 September 1965.

Pada tanggal 30 September 1965, terjadi insiden yang dinamakan Gerakan 30 September (G30S).

Insiden ini masih menjadi perdebatan di tengah lingkungan akademisi mengenai siapa penggiatnya dan apa motif di belakangnya, seperti dilansir dari Wikipedia.

Akan tetapi otoritas militer dan kelompok keagamaan terbesar saat itu menyebarkan kabar bahwa insiden tersebut merupakan usaha PKI mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis

Maka untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia, dan membenarkan peristiwa Pembantaian di Indonesia 1965–1966.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved