Peringatan 10 Tahun Hari Batik Nasional, Ada Pameran Batik di Dusun Semilir Semarang
Dusun Semilir menggelar Pameran Batik bertema Aku Cinta Batik yang berlokasi di lobi Dusun Semilir Eco Park Bawen Kabupaten Semarang.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Dusun Semilir menggelar Pameran Batik bertema Aku Cinta Batik yang berlokasi di lobi Dusun Semilir Eco Park Bawen Kabupaten Semarang.
Acara yang masih berlangsung hingga 2 Oktober 2019 mendatang melibatkan 21 peserta dari berbagai daerah di Pulau Jawa.
Disampaikan oleh Vebryanawati, Person In Charge (PIC) Event Pameran Aku Cinta Batik, kegiatan ini memperingati satu dasawarsa pengakuan United Nation of Educational, Scientific, and Cultural Organization (Unesco) atas batik sebagai warisan budaya dunia pada 2 Oktober 2009 silam.
"Pengakuan atas batik sebagai warisan budaya dunia tersebut kemudian dikenal sebagai hari batik nasional dan Dusun Semilir Eco Park akan mengadakan pameran bati, peragaan busana, dan lokakarya bertema Aku Cinta Batik," terang Vebry saat ditemui pada Senin (30/9/2019) malam.
• Konvoi Kampanye Kendaraan Listrik dan Sepeda ber-SNI di Semarang Akan Diikuti Lebih dari 700 Peserta
• Tuntut Penyelesaian Mahasiswa Meninggal di Kendari, IMM Aksi Damai di Depan Polres Cilacap
Karya yang ditampilkan pada pameran ini tak hanya dari batik, namun juga tenun, kerajinan tangan, anyaman, produk dari aneka tanaman, dan media pembelajaran berjumlah sekitar 65 karya.
Selain menampilkan karya kerajinan tangan, ada juga lokakarya batik cap dan batik tulis menggunakan pewarna alam yang diselenggarakan oleh Dusun Semilir dan Omah Ulon Batik Semarang.
Berpartisipasi dalam gelaran batik juga dilakukan oleh Firman Setyaji, pemilik Bengok Craft. Firman yang merupakan pengrajin olahan enceng gondok mengaku tertantang untuk menggunakan material batik yang merupakan identitas Indonesia.
"Saya sendiri menyukai batik sebagai pakaian yang layak untuk acara formal dan tetap kasual di acara nonformal," ungkapnya.
Sayangnya, pameran pada hari Senin tersebut cenderung sepi pengunjung.
Selain menyelenggarakan pameran produk, lokakarya, dan peragaan busana, di Dusun Semilir juga terdapat lapak-lapak para pengrajin batik yang mengolah batik sebagai pakaian, bantal, hiasan rumah tangga, aksesoris, hingga pernak-pernik seperti gantungan kunci. (arh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/cinta-batik-arh.jpg)