Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Indahnya Puncak Gunung Lawu yang Bertopi, Mulai Muncul Pukul 05.00 WIB

Warga Kabupaten Magetan Jawa Timur kembali disuguhi pemandangan indah di mana Gunung Lawu kembali mengenakan topi.

Editor: m nur huda
KOMPAS.COM/SUKOCO
Fenomena Gunung Lawu bertopi awan kembali terjadi pad Kamis pagi. Sejak pukul 05:00 WIB warga Magetan dan sekitarnya bisa melihat pemandangan yang indah saat awan berbentuk topi menaungu Puncak Gunugn Lawu. 

TRIBUNJATENG.COM, MAGETAN - Warga Kabupaten Magetan Jawa Timur kembali disuguhi pemandangan indah di mana Gunung Lawu kembali mengenakan topi.

Lasmoro warga KPR Terung Permai Magetan mengatakan, menyaksikan fenomena alam tersebut sejak pukul 05.00 WIB saat berolah raga.

“Sejak pukul setengah enam saya lihat tadi Gunung Lawu bertopi. Bagus sekali, enggak biasanya,” ujarnya, Kamis (3/10/2019).

Lasmoro menambahkan, bentuk sempurna kumpulan awan putih di atas Gunung Lawu yang membentuk topi tersebut terjadi pukul 05.30 WIB di mana matahari mulai muncul.

Embusan angin membuat awan yang membentuk topi memudar sekitar pukul 06.00 WIB.

“Paling bagus tadi sekitar pukul 05.30 WIB. Awannya putih bentuknya sempurna seperti topi, Pukul 06.00 WIB ini sudah mulai memudar diterpa angin awannya,” tambahnya.

Kompas.com yang sempat berburu lokasi untuk mengabadikan fenomena alam tersebut menemukan lokasi persawahan di Desa Widorokandang.

Di lokasi tersebut gunung Lawu terlihat tampak penuh dari kaki gunung hingga puncak Lawu.

Pemandangan menakjubkan yang terekam adalah pada pukul 05.20 WIB di mana saat matahari muncul membuat topi awan di puncak Gunung Lawu menjadi gradasi merah.

Apalagi, saat fenomena alam topi awan tersebut tidak ada mendung sedikit pun yang menghalangi pemandangan.

Fenomena Gunung Lawu bertopi awan juga pernah terjadi pada 8 Maret 2019 lalu.

Sebelumnya, pada 10 Desember 2018, puncak Gunung Semeru atau yang dikenal dengan sebutan Mahameru, Jawa Timur, mengalami fenomena yang tidak biasa.

Puncak "para dewa" itu tertutup awan yang melingkar sehingga membuatnya seperti bertopi.

Saat itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, fenomena itu terjadi lantaran tertutup awan jenis lentikularis atau altocumulus lenticularis.

Awan tersebut terbentuk karena pusaran angin di puncak.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cantiknya Gunung Lawu Pagi Ini, Puncaknya Tampak Bertopi"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved