Ini Pekerjaan Besar Anggota DPD RI dari Jawa Tengah yang Baru Dilantik
Meskipun taraf kesejahteraan masih kalah daripada Jabar dan Jatim, namun lebih baik daripada beberapa tahun yang lalu
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Sebanyak 136 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2019- 2024 telah dilantik pada Selasa (1/10/2019) kemarin.
Ada empat anggota DPD RI yang merupakan perwakilan dari Jawa Tengah. Mereka yakni Denty Eka Widi Pratiwi, Casytha A Kathmandu, Bambang Sutrisno, dan Abdul Kholik.
Pekerjaan besar empat senator selama lima tahun ke depan sudah menunggu. Dalam tugasnya, DPD merupakan keniscayaan untuk meningkatkan kinerja parlemen dalam proses legislasi, budgeting, pengawasan dan tentunya agar lebih efektif menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat.
Yang terakhir, yakni memperjuangkan aspirasi rakyat, ini yang paling ditunggu masyarakat Jateng. Bagaimana visi senator tersebut mempertanggungjawabkan janji kampanye itu terhadap rakyat?
Mantan anggota DPD RI periode 2014-2019, Akhmad Muqowam, menuturkan penanggulangan kemiskinan di Jateng harus menjadi fokus pekerjaan anggota DPD untuk lima tahun mendatang.
"Ada tuntutan bagaimana meningkatkan peran individu dan lembaga dalam hal memberikan kemanfaatan pada publik dan masyarakat. Jika tolak ukurnya kesejahteraan masyarakat, Jateng ini belum mengejar Jabar dan Jatim.
Padahal, jumlah penduduknya lebih rendah ketimbang dua provinsi itu," kata Muqowam, Kamis (3/10/2019).
Meskipun taraf kesejahteraan masih kalah daripada Jabar dan Jatim, namun lebih baik daripada beberapa tahun yang lalu.
Artinya, kata dia, ada upaya yang serius dan maksimal dari Pemerintah Provinsi Jateng untuk mengurangi angka kemiskinan.
Begitu juga dengan upah minimum kabupaten/kota di Jateng yang masih terbilang rendah dari dua provinsi tetangga tersebut. Ada disparitas atau kesenjangan yang sangat ketara dari segi upah pekerja.
"Kita harus mengejar Jatim dan Jabar agar tak tertinggal, padahal penduduk Jateng lebih rendah. Cara pandang kritis dibutuhkan anggota DPD RI yang mendatang untuk membawa Jateng di panggung nasional," kata pria yang pernah menjabat Wakil Ketua DPD RI tersebut.
Secara garis besar, anggota DPD RI terpilih dari Jateng harus menjaga kontinuitas peran yang sudah dijalani anggota DPD sebelumnya. Peran DPD dioptimalkan agar mencapai tujuan dan fungsi dari DPD itu sendiri.
"Kalau yang sudah dikerjakan periode sebelumnya diangap baik, ya silakan lanjutkan," imbuhnya.
Sementara, Bambang Sutrisno menyatakan pekerjaan besar di provinsi ini yakni penanggulangan kemiskinan. Anggota DPD RI asal Sukoharjo itu berpendapat, banyak cara untuk mengurangi angka kemiskinan, satu di antaranya melalui pendidikan.
Bambang yang memiliki latar belakang dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) berpendapat pendidikan lah yang paling utama untuk memutus rantai dan menambah daftar panjang angka kemiskinan.
"Pengentasan kemiskinan lewat pendidikan ini memang bisa dinikmati dalam jangka panjang. Dengan mengenyam pendidikan tinggi, mereka mempunyai kemampuan. Itu akan mendongkrak kemiskinan. Pendidikan merupakan modal dasar yang perlu diperjuangkan," ujarnya.
Menurutnya, anggota DPD perlu memperjuangkan dan menyuarakan jangan sampai ada anak yang memiliki hak pendidikan tetapi tidak mengenyam pendidikan sama sekali. Persoalan pendidikan akan dikaji supaya lebih baik.
Selain itu, juga masalah tenaga kependidikan yang dinilai meninggalkan sejumlah persoalan selama ini. Banyak guru yang statusnya belum jelas sehingga berpengaruh terhadap kesejahteraannya.
"Kalau gurunya tidak jelas kesejahteraannya, bagaimana dia mengupayakan pendidikan optimal untuk anak didiknya. Tata kelola pendidikan juga harus berjalan maksimal. Kami akan mendorong itu ke pemerintah provinsi," tandasnya.
Hal senada juga disampaikan anggota DPD lain asal Jateng, Abdul Kholik. Soal penanggulangan kemiskinan, konektivitas antar-daerah atau infrastruktur harus diperkuat di Jateng.
"Kami sudah mendapatkan orientasi dan disambungkan dengan semua stakeholder yang ada di Jateng ini. Sehingga, minimal kami memiliki gambaran dan menjaga hubungan dengan pemerintah daerah agar Jateng lebih baik ke depan," jelasnya.(mam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/fgd-dpd-ri-jawa-tengah.jpg)