Mundjirin : Kemajuan Era Digital Tak Akan Gerus Keberadaan Buku

27 stan ramaikan Pameran Buku Kabupaten Semarang yang diselenggarakan di Gedung Pertemuan Muhammadiyah Ungaran sejak Selasa (1/10/2019) hingga Minggu

Penulis: amanda rizqyana | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/AMANDA RIZQYANA
27 stan ramaikan Pameran Buku Kabupaten Semarang yang diselenggarakan di Gedung Pertemuan Muhammadiyah Ungaran sejak Selasa (1/10/2019) hingga Minggu (6/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - 27 stan ramaikan Pameran Buku Kabupaten Semarang yang diselenggarakan di Gedung Pertemuan Muhammadiyah Ungaran sejak Selasa (1/10/2019) hingga Minggu (6/10/2019).

Pada pameran tersebut, terdapat 20 stan yang menjajakan buku dan 7 stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kabupaten Semarang Hendy Lestari melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi (Kasie) Pengembangan Perpustakaan Wiwit Nurdianingtyas pada Rabu (2/10/2019) siang.

"Selain pameran buku, ada pula acara pendukung seperti lomba, loka karya, dan aneka hiduran lainnya yang dimulai sejak pukul 9.00-21.00 sampai hari Minggu tanggal 6 Oktober 2019," ujarnya.

Wiwit menjelaskan, lomba yang diselenggarakan antara lain lomba bercerita tingkat SD/MI, lomba artikel SMA, lomba pidato Bahasa Indonesia tingkat SMP, lomba karaoke anak, lomba karaoke umum, lomba dai cilik, lomba hafidz Quran tingkat SD, lomba mewarna tingkat KB-TK-SD, lomba menggambar, lokakarya bercerita, dan hiburan menarik lainnya.

Batik Tegalan Bermotif Kecipir Menang di Lomba Fashion Show Batik TIngkat Kabupaten Tegal

Piutang PBB P2 Kendal Turun Rp 2,41 Miliar Berkat Bulan Penghapusan Denda

Derita Warga Desa Langgar Purbalingga, 5 Bulan Menunggu Suara Mesin Berharap Truk Pembawa Air Bersih

Mahasiswa UMP Demo, Begini Trik Kapolres Purworejo Redam Ketegangan Massa

Ia berharap, diadakannya pameran buku dapat meningkatkan minat baca dan memenuhi kebutuhan buku masyarakat Kabupaten Semarang.

Selain itu, aneka lomba dan kegiatan yang diadakan juga dapat dimanfaatkan sebagai wahana untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Kegiatan pameran buku ini sendiri selalu dilaksanakan rutin setiap tahun.

Sementara itu, pada kunjungan Bupati Semarang Mundjirin sehari sebelumnya menegaskan kemajuan di era digital tidak akan menggerus dan menghilangkan keberadaan buku.

Mundjirin yakin buku akan tetap dinikmati dan dibutuhkan masyarakat sebagai sumber ilmu pengetahuan.

Menurutnya, Pemkab akan memegang terus komitmen menyediakan buku bacaan bermutu bagi masyarakat.

"Kita sudah mencanangkan Kabupaten Semarang sebagai Kabupaten Literasi, karenanya komitmen ini terus dipegang dengan menyediakan buku bacaan di perpustakaan hingga ke tingkat desa, " tegasnya.

Buku yang dijual di pameran buku pun beragam, mulai dari komik, buku cerita, buku pertanian, buku agama, puzzle, permainan edukatif, hingga pameran informasi dan arsip Kabupaten Semarang. (arh)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved