PSIS Semarang Kesulitan Menang di Kandang, Ini Kata Setyo Agung Nugroho
Bersama pelatih baru Bambang Nurdiansyah, PSIS yang sudah mendatangkan sejumlah pemain di beberapa posisi
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang masih menunjukkan inkonsistensi bermain di putaran kedua Liga 1 musim ini.
Bersama pelatih baru Bambang Nurdiansyah, PSIS yang sudah mendatangkan sejumlah pemain di beberapa posisi
Sayangnya, skuad Mahesa Jenar belum bisa tampil meyakinkan.
Beberapa pemain yang didatangkan antara lain, eks gelandang Borneo FC, Finky Pasamba, gekandang asal Palestina, Jonathan Cantillana, eks striker PSIS musim lalu, Bruno Silva serta eks bek kiri PSIS musim lalu, Frendi Saputra.
Dalam empat laga awal PSIS Semarang di putaran kedua Liga 1 musim ini, klub kebanggaan masyarakat Kota Semarang tersebut memang belum meraih satupun kemenangan
Mahesa Jenar dua kali kalah saat melawan Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya, serta dua kali bermain imbang kala bertemu Kalteng Putra dan Perseru Badak Lampung FC.
Menanggapi hal itu, manajer tim PSIS, Setyo Agung Nugroho mengatakan jika inkonsistensi PSIS tersebut dipengaruhi beberapa faktor.
Satu di antaranya masuknya pemain baru yang masih kurang nyetel dengan permainan tim.
"Ya kalau saya lihat dengan bergabungnya beberapa pemain baru di putaran kedua, masih terlihat belum padu dan masih butuh proses kalau saya lihat.
Dari pertandingan awal dulu sampai pertandingan terkahir kan, sudah cukup bagus progresnya.
Mereka sudah bisa saling memahami cuma hanya masalah finishing touch saja," kata Agung.
Lelaki yang juga seorang pengusaha tersebut mengatakan dari sisi kerja sama sudah membaik.
Hanya saja tinggal memoles penyelesaian akhir.
"Kemarin kan banyak peluang sebetulnya (Melawan Perseru Badak Lamoung FC) tapi tidak bisa terjadi gol.
Tapi kalau dari sisi kerja sama, sudah membaik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/target-psis-semarang-musim-2019.jpg)