Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

GMPK Wonosobo Inisiasi Gerakan Pilkades Serentak Bebas Money Politics

Gerarakan Masyarakat Perangi Korupsi ‎(GMPK) Wonosobo menginisiasi gerakan pemilihan kepala desa (Kades) yang bebas dari money politics

Istimewa
Sebagian peserta FGD di kantor GMPK Wonosobo yang hadir? mengucapkan salam komando usai menandatangi kesepakatan pembentukan 'Tim Pemantau Praktik Politik Uang Pilkades Serentak 2019?'. Pada tahun ini, terdapat 40 desa di Wonosobo yang menggelar Pilkades serentak. (ist 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - ‎ Gerarakan Masyarakat Perangi Korupsi ‎(GMPK) Wonosobo menginisiasi gerakan pemilihan kepala desa (Kades) yang bebas dari money politics (politik uang). Diketahui, pada 2019 ini di Kota Bunga dilaksanakan pemilihan kades secara serentak.

"Pada 9 Oktober nanti, ada pemilihan kades secara serentak di 40 desa yang ada di Wonosobo," kata Ketua GMPK Wonosobo, Idham Cholid, melalui layanan pesan WhatsApp (WA), Sabtu (5/10).

Karena itu, menurutnya, untuk mengantisipasi dan mencegah maraknya praktik money politik GMPK‎ tak hanya sendirian. Melainkan, menggandeng pihak-pihak terkait untuk turut bekerja sama dan saling bersinergi, agar pemilihan kades serentak bermartabat dan bebas dari politik uang.

"Kemarin, kami telah menggelar focus group discussion (FGD) di kantor GMPK Wonosobo, untuk membahas hal itu dengan para stakeholder terkait," tuturnya.

Hadir dalam kegitan yang digelar di Jalan Tosari No.11 itu, Ketua Komisi A DPRD Wonosobo, Suwondo Yudhistiro; Kabag Pemerintahan Setda Wonosobo, Hartowo; Ketua Ikadin Wonosobo, Panji Mugiyanto; dan beberapa pihak terkait lain. "Di akhir acara, kami bersepakat menandatangani pakta integritas dan membentuk 'Tim Pemantau Praktik Politik Uang Pilkades Serentak 2019'," ujar Idham.

Menurut dia, para hadirin sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan GMPK Wonosobo ini. Sebab, dituturkan, praktik politik uang saat ini sidah sedemikian massif‎. "Tanpa terkecuali, dalam proses pemilihan kepala desa," tuturnya.

Oleh karenanya, sambung Idham, perlu gerakan moral dari semua komponen masyarakat untuk mengantisipasi dan mencegahnya. "Kami dari GMPK mengajak semua pihak untuk terlibat aktif dalam gerakan ini," pungkasnya. (yan)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved