Fokus Lawan Persela: PSIS Semarang Mulai Jalani Latihan di Stadion Moch Subroto Magelang
Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah atau Banur, mengambil sisi positif di balik penundaan laga Liga 1 pekan ke-22
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG -- Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah atau Banur, mengambil sisi positif di balik penundaan laga Liga 1 pekan ke-22 kontra Bali United, yang seharusnya berlangsung Jumat (4/10) pekan lalu.
Dengan penundaan itu, PSIS memiliki jeda waktu sekitar dua pekan sebelum melakoni laga lanjutan Liga 1 pekan ke-23 kontra Persela Lamongan, pada 18 Oktober.
Situasi tersebut membuat PSIS sempat meliburkan tim selama empat hari, mulai 3-6 Oktober. Kepada Tribun Jateng, Banur mengatakan pemberian jatah libur tersebut diharapkan agar pemain lebih bisa lebih relaks, sekaligus melepas jenuh.
"Ya artinya kemarin libur itu kesempatan pemain untuk relaks secara mental, saya suruh lupakan dulu. Tapi mulai kemarin hari Senin, (mereka) sudah harus mulai fokus," kata Banur, Selasa (8/10).
Pascalibur, kata Banur, skuat Mahesa Jenar wajib fokus menatap laga berikutnya agar jangan sampai kehilangan poin.
Pelatih berusia 63 tahun tersebut mengakui, PSIS yang kini berada di urutan ke-13 klasemen sementara, bisa saja terpeleset lebih dalam.
Sebab persaingan di papan bawah sangat ketat. Bahkan jika kalah dari Persela, PSIS bisa terperosok ke zona degradasi.
Saat ini, PSIS mengoleksi 21 poin, hanya unggul satu angka dari tim peringkat 14 hingga 16. PSIS juga hanya terpaut dua angka dari Semen Padang FC yang berada pada urutan 17 alias juru kunci.
"Kami harus kerja keras karena sekarang kami di posisi yang tidak aman. Sebelum libur, pemain saya kumpulkan. Kami sepakat, oke saya bebasin dulu empat hari. Lupakan semua. Tapi begitu masuk mulai kemarin sudah tidak ada pulang, tidur di mes semua," ungkapnya.
Dia menambahkan, para pemain sudah siap menjalankan program latihan. "Kami latihan pagi dan sore. Ada yang sehari sekali latihan. Tapi rata-rata pagi sore," imbuh Banur.
Adapun dalam latihan, Selasa pagi kemarin, Banur fokus pada pengembalian kebugaran pemain pascalibur empat hari.
"Pagi tadi kami ke pengembalian (recovery) saja, memulihkan kondisi pemain. Ini juga kami lakukan kemarin di gym," kata Banur.
Pasca menjalani latihan pagi, latihan dilanjutkan sore harinya. Di latihan sore tersebut, Bruno Silva Cs sudah masuk dalam tahap taktikal.
"Kalau sore kami latihan tactical, kalau pagi rata-rata meningkatkan kebugaran fisik pemain," ucapnya.
Lebih lanjut, Banur mengatakan sebelum menghadapi Persela, ia mengatakan ingin membenahi semua aspek yang berkaitan dengan fisik pemain, hingga taktik.
"Kami masih ada lebih dari seminggu sebelum ketemu Persela. Seluruh aspek kami ingin benahi, aspek kebugaran dan teknikal. Aspek taktikal yang selama ini kurang, kami benahi, yang selama ini bagus, kami tingkatkan," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/psis-semarang-menggelar-latihan-di-stadion-moch-soebroto.jpg)