Soal Wacana Provinsi Surakarta, Bupati Yuni: Sragen Tidak Setuju!

Gagasan penggabungan 7 kabupaten dan kota di Eks Karesidenan Surakarta menjadi Provinsi Surakarta, tak disepakati Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni

Soal Wacana Provinsi Surakarta, Bupati Yuni: Sragen Tidak Setuju!
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Rabu (9/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Gagasan penggabungan 7 kabupaten dan kota di Eks Karesidenan Surakarta menjadi Provinsi Surakarta, tak disepakati Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

"Kami tidak setuju, tidak efisien dan belum ada urgensinya. Kalau masalah komunikasi, koordinasi, sekarang sudah era seperti ini, mudah," kata Yuni, Rabu (9/10/2019).

Menurutnya, kini jarak sudah tidak menjadi masalah dan tidak susah untuk menjalin koordinasi.

"Mau apa? Apakah berarti kal;au Solo Raya yang bisa berprestasi di antara kabupaten lainnya di Jawa Tengah lantas kita mau bikin provinsi sendiri?" lanjut Yuni.

Yuni juga memaparkan, pembentukan provinsi baru berarti membuat anggaran baru. Sebab tak hanya di lembaga pemerintahan saja namun juga lintas vertikal. 

"Pemborosan anggaran, sekarang lihat pemekaran-pemekaran dengan jumlah penduduk 1.200, 2.500 result yang dibutuhkan sangat luar biasa," kata Yuni.

Yuni juga mengatakan, tidak ada ajakan atau pembahasan mengenai provinsi baru Solo Raya sebelumnya.

 "Jika beliau mengatakan para bupati se-Solo Raya setuju tapi malu-malu tidak mau mengutarakan pendapat, saya katakan Sragen tidak setuju," tegas Yuni.

Menurut Yuni, anggaran tersebut lebih baik untuk pembangunan di bidang yang lain.

"Pemerataan lah, kalo memang di Jawa Tengah Solo Raya sudah mendominasi dengan prestasi, boleh di fokuskan di daerah yang lain misalnya di Pantura, WTP sudah semua menerima ternyata ada yang belum nah itu yang harus dikejar," ujar Yuni.

Sebelumnya, wacara pembentukan provinsi baru di Eks Karisedann Surakarta dilontarkan Bupati Karanganyar Juliyatmono.(uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved