DPRD Kota Semarang Dukung KONI Tingkatkan Profesionalisme Kelola Keuangannya
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang terus tingkatkan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan dan penyusunan laporan dengan
Penulis: hesty imaniar | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang terus tingkatkan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan dan penyusunan laporan dengan baik dan benar atau tertib administrasi untuk para pengurusnya.
Disampaikan oleh, Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, keberhasilan organisasi atau cabang olahraga ditentukan oleh 4P yakni perencanaan, pengorganisasian, penganggaran, dan pembinaan prestasi.
"Sebetulnya tidak terlalu sulit untuk dilaksanakan, namun kebanyakan karena dipengaruhi oleh faktor malas.
Makanya dengan berbagai program kami termasuk bimtek, mari kita sama-sama belajar," katanya, Minggu (13/10).
Lebih lanjut Arnaz menyatakan, KONI yang dipimpinnya saat ini tengah menerapkan perencanaan yang efektif dan efisien.
Yaitu perencanaan yang mengarah pada pembinaan prestasi.
"Karena saat ini, dimana Popda SD Popda SMP kita sudah kalah dengan kota lain, kita jangan lagi bicara Porprov 2018 kita menang, karena Porprov 2022 kita bisa kalah kalau kita masih santai-santai," tandasnya.
Untuk itu, Arnaz mendorong DPRD untuk mendesak pemerintah agar segera mewujudkan sport center di Kota Semarang.
"Kalaupun belum bisa minimal mewujudkan sport center di masing-masing kecamatan yang lebih spesifik dan berbeda cabornya sehingga saling sinergi dimasing-masing cabor," ujarnya.
Mengenai pengorganisasian lanjut Arnaz, tahun 2020 KONI Kota Semarang akan mengadakan ISO di sekretariat agar SOP (Standart Operational Procedure) di kesekretariatan lebih profesional dan lebih tertib.
"Harapan saya teman-teman cabor bisa mengikuti, paling tidak mempelajari apa yang telah kita lakukan.
Terkait penganggaran, yang terpenting adalah realisasinya dapat dipertanggungjawabkan yakni apa adanya, tidak fiktif.
Kemudian dokumentasi memenuhi unsur kualitatif dan kuantitatif.
Maka sekali lagi mari sama-sama belajar sehingga bisa mengikuti protap dan aturan yang berimplikasi KONI semakin baik dan mampu meningkatkan prestasi olahraga di Kota Semarang," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo menyatakan KONI merupakan organisasi yang mendapatkan dana hibah setiap tahunnya.