Debit Air Di Kabupaten Tegal Masih Minim, Warga Bisa Dapat Air Gratis Cukup Telpon Nomor Ini
Debit air di Kabupaten Tegal masih rendah meski beberapa kali telah diguyur hujan.
Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Debit air di Kabupaten Tegal masih rendah meski beberapa kali telah diguyur hujan.
Bahkan, sejumlah desa di Kabupaten Tegal mengalami dampak akibat terbatasnya debit air yang dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Kabag Tekhnis PDAM Kabupaten Tegal, Nandang Indradani menuturkan, setidaknya ada sejumlah pelanggan di tiga desa di Kabupaten Tegal tidak terdistribusi air selama beberapa hari terakhir ini.
Pelanggan dari Desa Kalisapu, Slawi Wetan (Kecamatan Slawi), dan Pesalakan (Kecamatan Adiwerna) itu diketahui tidak terlayani aliran air selama dua hari berturut-turut karena minimnya debit air.
"Debit air masih minim, belum ada peningkatan signifikan meski sudah diguyur hujan beberapa kali.
Akibatnya, beberapa komplek warga di tiga desa itu bahkan sampai tidak teraliri air dari kami," ujar Nandang kepada Tribunjateng.com, Selasa (15/10/2019).
• Gelandang PSIS Heru Setyawan Sebut Sanksi dari Komdis PSSITidak Jelas dan Kebangetan
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya mengaku telah menyiapkan layanan jemput bola melalui mobil tangki.
Dia menjelaskan telah menyiapkan enam (6) unit tangki untuk layanan jemput bola ke beberapa desa yang diketahui tidak teraliri air selama beberapa hari terakhir ini.
"Dua tangki masing-masing berisi 4000 liter.
Sedangkan sisanya masing-masing 5000 liter.
Jika ada gangguan layanan, bisa hubungi kami," jelasnya.
Nandang menjelaskan, bagi pelanggan yang secara merata di wilayahnya mengalami kendala aliran air selama beberapa hari, maka pihaknya meminta untuk menghubungi call center 087730550300.
"Ya kalau sampai dua hari tidak teraliri air, maka tolong hubungi nomer itu.
Ini gratis bagi pelanggan," ungkap Nandang. (Tribunjateng/gum).