PSIS Semarang Usung Misi Petik Poin di Kandang Persela Lamongan
CEO PSIS Semarang, AS Sukawijaya berharap, skuat Mahesa Jenar mengakhiri tren buruk saat berhadapan dengan tuan rumah Persela Lamongan, Jumat (18/10)
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- CEO PSIS Semarang, AS Sukawijaya berharap, skuat Mahesa Jenar mengakhiri tren buruk saat berhadapan dengan tuan rumah Persela Lamongan, Jumat (18/10) mendatang.
Yoyok Sukawi, demikian sapaan akrab AS Sukawijaya, meminta, Bruno Silva Cs menjadikan prestasi juniornya, PSIS U-20, sebagai bahan motivasi.
"Bagi pemain, agar tidak malu sama adik-adiknya U-18 dan U-20 yang menangan, harus lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Persiapan yang cukup lama sebelum ketemu (Persela) Lamongan semoga membawa pengaruh positif buat tim," kata Yoyok, Selasa (15/10).
Sabtu (12/10) pekan lalu, PSIS U-20 memastikan diri keluar sebagai juara ketiga kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-20.
Skuat Mahesa Jenar Muda mengalahkan Bhayangkara FC U-20 dalam perebutan tempat ketiga di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Selain itu, tim PSIS U-18 saat ini juga masih berkompetisi di babak delapan besar Elite Pro Academy Liga 1 U-18.
"Lawan Persela Ayo saatnya menang," kata Yoyok.
Seusai menang di markas PSM Makassar, beberapa waktu lalu, PSIS belum pernah lagi merasakan kemenangan dalam empat laga berturut-turut. PSIS gagal memetik poin penuh saat bertemu dengan Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Kalteng Putra, dan Perseru Badak Lampung FC.
Bahkan, pada putaran kedua kompetisi Liga 1 musim ini, PSIS belum pernah menang. Menurut Yoyok, hal tersebut wajar sebab PSIS melakukan perombakan pada putaran kedua. "Merombak tim hampir separuh kan butuh adaptasi. Jadi tidak bisa instan," katanya.
Sementara itu, pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah atau Banur mengaku, skuat asuhannya siap menatap laga kontra Persela Lamongan. Sekitar hampir dua pekan sebelum bertemu Persela, disebut Banur, pihaknya sudah melakukan evaluasi menyeluruh.
"Ya sudah beberapa kali pertandingan dan beberapa kali saya mendampingi dan menganalisis, yang kurang kami perbaiki. Yang sudah bagus kami tingkatkan," kata Banur.
Banur menjelaskan, semasa persiapan pihaknya membenahi seluruh aspek, meliputi area belakang, tengah, hingga depan. Dalam beberapa laga terkahir, kata dia, PSIS terlihat kesulitan mencetak gol.
"Yang kurang itu ya bertahannya, di tengahnya, di depan finishing. Itu yang mungkin dalam seminggu belakangan ini menjadi fokus kami. Yang sudah bagus kami tingkatkan," ucapnya.
Kata Banur, sebenarnya waktu persiapan seminggu lebih belum cukup untuk menyempurnakan permasalahan teknis. Meski begitu Banur mengatakan tetap sudah ada progres yang lebih baik.
"Yang pasti selama seminggu ini menurut waktu ya kurang. Tapi paling tidak ada perbaikan ke arah yang lebih baik. Ada progress, walaupun tidak bisa satu minggu itu kemudian semua (permasalahan) sudah selesai. Satu bulan saja kurang," tandas Banur.
Pada Rabu (16/10) pagi ini, skuat Mahesa Jenar dijadwalkan sudah akan bertolak ke Lamongan. Sesampai di Lamongan, Hari Nur Cs hanya menjalani latihan ringan, sebelum melakoni official training (OT), Kamis (17/10) besok, menjelang menghadapi tuan rumah Persela.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/claudir-marini-junior-berlatih-bersama-psis-semarang-1.jpg)