Gerakan Kembali Bersekolah Pemkab Brebes Raih Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Ribuan anak usia sekolah, tentu akan berbahagia karena kembali bersekolah dan meningkatkan derajat pendidikannya

Gerakan Kembali Bersekolah Pemkab Brebes Raih Top 45 Inovasi Pelayanan Publik
Istimewa
Wakil Bupati Brebes, Narjo (tengah), menunjukan penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 yang diterima dari Wapres Jusuf Kalla atas program Gerakan Kembali Bersekolah (GKB). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) yang digagas Pemkab Brebes meraih penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI.

Penghargaan diberikan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla kepada Wakil Bupati Brebes Narjo di Istana Wapres RI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, kemarin.

"Alhamdulillah, GKB Brebes kembali diapresiasi sebagai Inovasi Pelayanan Publik oleh pemerintah pusat," kata Narjo, dalam rilisnya, Jumat (18/10/2019).

Dengan inovasi, kata Narjo, akan muncul kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Ribuan anak usia sekolah, tentu akan berbahagia karena kembali bersekolah dan meningkatkan derajat pendidikannya.

Setelah masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik, selanjutnya GKB akan dikompetisikan ke tingkat internasional, yakni United Nation Public Service (UNPSA) 2019.

"Kita jangan berpuas diri, karena masih ada jenjang di ajang yang lebih tinggi. Teruslah berinovasi untuk bidang bidang lainnya," ujarnya.

Diterimanya penghargaan tersebut, kata Narjo, karena Pemkab Brebes telah menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan masyarakat yang lebih baik.

Terkhusus, menaruh perhatian penuh terhadap kelangsungan pendidikan bagi anak-anak Brebes.

Jangan sampai anak Brebes putus sekolah, untuk itu semua pihak harus bersama-sama turut serta mengangkat derajat pendidikan mereka.

“Minimal, anak-anak Brebes mengenyam pendidikan hingga jenjang SLTA,” tandasnya.

Menurutnya, Brebes dipandang telah berhasil menciptakan inovasi pelayanan dasar dalam bidang pendidikan, berupa Gerakan Kembali Bersekolah.

Inovasi GKB dirintis sejak 2017 dengan target 1000 anak putus sekolah dan berhasil mengembalikan sebanyak 1.212 anak Kembali Bersekolah.

Di Brebes, lanjutnya, ada 16.874 anak tidak sekolah akibat putus sekolah dan tidak melanjutkan sekolah pada jenjang pendidikan SMP dan SMA.

Dan pada akhir tahun 2022, seluruh anak Brebes ditargetkan harus sekolah hingga jenjang SLTA, baik formal maupun non formal. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved