Breaking News:

Setelah Ditegur Wali Kota Hendi Soal Asap Hitam Knalpot, Ade Remajakan Belasan Armada Trans Semarang

Badan Layanan Umum (BLU) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kota Semarang, melakukan peremajaan belasan armada yang terdapat di koridor III jurusan

tribunjateng/dok
FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Layanan Umum (BLU) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kota Semarang, melakukan peremajaan belasan armada yang terdapat di koridor III jurusan Pelabuhan Tanjung Emas - Elisabeth dan koridor IV jurusan Terminal Cangkiran - Bandara Ahmad Yani - Stasiun Tawang.

Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengatakan, peremajaan armada sangat diperlukan guna memberikan pelayanan maksimal kepada para pengguna jasa BRT.

"Awal bulan Oktober terkait aduan ada beberapa yang turunnya tajam, contoh pelayanan supir dan pelayanan ticketing.

Memang sewajarnya seperti itu karena kesejahteraan karyawan sudah lebih baik dibanding 2017 lalu.

Tapi ada sedikit naik, yaitu keluhan armada.

Belasan armada memang harus diremajakan," papar Ade, Minggu (20/10/2019).

Sebelum Ikut di Samfest 3.0, Reks Siapkan Kostum Cosplaynya Selama 2 Tahun

Woro Ambil Ikon Semarang Sebagai Motif Batik

Pemeran Yu Es Teh di Vlog Pak Bhabin AKP Nyi Ayu Fitria Dimutasi, Ini Penggantinya

Dalam Sehari, Polres Kebumen Tangkap 5 Penjual dan Sita Puluhan Botol Minuman Keras

Ade menuturkan, belasan armada di koridor III dan koridor IV memang sudah memasuki masa peremajaan.

Jika tidak diremajakan, dikhawatirkan kualitas pelayanan kepada penumpang akan menurun.

Terkait hal itu, pihaknya sudah menyampaikan kepada operator untuk melakukan peremajaan.

Pihak operator juga sudah mulai meremajaakan beberapa unit.

Dia menargetkan, peremajaan armada rampung akhir tahun ini.

Disebutkan, sesuai peraturan Wali Kota Semarang tentang peremajaan kendaraan umum dalam kota di wilayah Kota Semarang, bus ukuran besar harus diremajakan jika sudah digunakan selama sepuluh tahun.

Sedangkan bus medium harus diremajakan setelah delapan tahun.

"Trans Semarang kami perketat lagi.

Bus besar kami remajakan setiap delapan tahun, sedangkan bus medium setiap enam tahun.

Sebagai transportasi milik pemerintah, kami harus memberikan contoh bagi pelaku transportasi lain," jelasnya.

Dia berharap, para pengguna jasa Trans Semarang meras lebih nyaman setelah belasan armada dilakukan peremajaan.

Aduan keluhan terkait armada juga akan berkurang.

Sementara itu, dalam perayaan Satu Dekade Trans Semarang beberapa waktu lalu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berharap, Trans Semarang terus memberikan pelayanan yang maksimal.

"Saya mendapati laporan beberapa BRT yang knalpotnya hitam.

Saya juga pernah merasakan sendiri.

Itu sifatnya pelayanan yang perlu diperbaiki," tutur Hendi, sapaan akrabnya.

Menurutnya, peningkatan pelayanan merupakan hal yang wajib dilakukan agar masyarakat merasa nyaman menggunakan transportasi massal BRT Trans Semarang. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved