Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Satpol PP Mulai Hilangkan Atribut Berbau Pornografi di eks Lokalisasi Sunan Kuning

Satpol PP Kota Semarang menertibkan berbagai atribut berbau pornografi di eks Lokalisasi Sunan Kuning, Rabu (23/10/2019).

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
IST
Petugas Satpol PP Kota Semarang menghilangkan berbagai atribut berbau pornografi di eks Lokalisasi Sunan Kuning, Rabu (23/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satpol PP Kota Semarang menertibkan berbagai atribut berbau pornografi di eks Lokalisasi Sunan Kuning, Rabu (23/10/2019).

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, fokus utama penertiban kali ini yakni mencopot papan reklame sekaligus tulisan alat kontrasepsi.

Lukisan berbau pornografi juga dihilangkan.

"Pasca penutupan kemarin memang butuh waktu, bagaimana agar karaoke tidak bermasalah, diantaranya membuat kesepakatan-kesepakatan tidak hanya bersih prostitusi, tapi seluruh atribut berkaitan dengan prostitusi juga harus dihapus karena masing-masing tempat karaoke ini tidak ada lagi yang namanya kondom.

Karena setelah Sunan Kuning resmi ditutup, maka tidak ada lagi prostitusi," tegas Fajar.

Hutan Lereng Gunung Sumbing di Temanggung Kembali Terbakar, Tim Gabungan Sulit Jangkau Titik Api

Sekda Kudus Mengaku Siap Jika Dipanggil dalam Sidang Jual Beli Jabatan yang Jerat Bupati

3 Menteri di Kabinet Indonesia Maju dari Semarang, Ini Kata Wali Kota Hendi

Mantan Cagub Jateng : Saat Kampanye Cawagub, Ida Fauziah Kerap Singgung Ketenagakerjaan

Satpol PP menyisir setiap gang dan memeriksa ruangan di setiap wisma karaoke.

Petugas juga mengecek pintu-pintu kamar karaoke yang berpotensi dijadikan sebagai praktik prostitusi.

"Pintu kamar karaoke sudah mulai dicopot.

Namun, memang belum dilakukan secara keseluruhan.

Mereka masih butuh waktu karena ini proses.

Tapi kami yakin, ke depan, setengah tahun lagi, kamar-kamar sudah tidak ada," ujar Fajar.

Sementara, Ketua LSM Lentera Asa, yang mendampingi warga Argorejo, Ari Istiadi menuturkan, banyak pemilik karaoke di komplek eks Sunan Kuning yang sudah sadar diri untuk menghilangkan atribut berbau pornografi.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang sudah mau mengayomi warga di kawasan Argorejo.

"Yang jelas hari ini kami sepakat untuk menghilangkan semua yang berbau porno karena sekarang sudah tidak ada lokalisasi Sunan Kuning, yang ada hanya karaoke di Argorejo," tegasnya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved