Kisah Supriyati, Ibu di Tegal yang Tiap Hari Memulung Bersama 3 Anaknya
Meski bahagia, Supriyati (32) bersama ketiga anaknya yang masih kecil harus memulung untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL- Tidak seperti keluarga lainnya yang serba berkecukupan.
Memiliki pakaian layak, bersih, dan anak-anaknya mengenyam pendidikan wajib.
Meski bahagia, Supriyati (32) bersama ketiga anaknya yang masih kecil harus memulung untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari.
Ia berangkat pagi pukul 07.00 WIB dari kontrakannya, kemudian menelusuri Kota Tegal dengan becak dan pulang sore hari sekira pukul 16.00.
"Kami sekeluarga pemulung. Suami juga iya.
Cuma saya bareng dengan tiga anak saya.
Kadang sampai Terminal Tegal, kadang sampai Tegal Selatan, ya muter- muterlah," kata Supriyati saat ditemui tribunjateng.com di Jalan Hang Tuah Kota Tegal, Jumat (25/10/2019).
Supriyati mengatakan, ia asli Brebes, namun sudah mengontrak dua bulan di RT 2 RW 3 Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur.
Rutinitasnya bersama tiga anaknya, Bowo (9), Pamungkas (5), dan Santi (2), tiap hari memulung.
Menurutnya, Bowo sebetulnya sudah sekolah, namun karena kebutuhan ekonomi ia berhenti.
"Inginnya ya anak saya sekolah. Tapi mau bagaimana lagi. Kondisi sekarang belum bisa," ungkapnya.
Sebelum memulung di Tegal, Supriyati bercerita sudah memulung selama 15 tahun di Karawang, Jawa Barat.
Ia pun memiliki dua anak lainnya, Laila (16) dan Lila (15).
Laila ikut suaminya pekerja serabutan di Jogja, sedang Lila kerja jadi pembantu warteg di Jakarta.
"Suami saya kan orang Subang. Jadi kami pernah tinggal di Jawa Barat juga mulung," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/supriyati-bersama-tiga-anaknya-yang.jpg)