Ganjar Semula Curiga Diwawancara Litbang Kompas, Ternyata Jadi Sebuah Buku
Keberhasilan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjembatani kepentingan pemerintah pusat dan daerah mendapat perhatian Kompas.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tak menyangka tim Litbang Kompas akan membuat buku tentang dirinya.
Dia pun menceritakan mulanya didatangi tim Kompas.
"Awalnya tim Kompas datang untuk wawancara. Saya juga curiga, kok wawancaranya mendalam banget. Ternyata jadinya buku ini," kata Ganjar saat launching buku Jembatan Perubahan di gedung Oudetrap Kawasan Kota Lama Semarang, Minggu (27/10/2019) malam, sesuai keterangan pers.
Dia mengapresiasi tim Litbang Kompas dalam memperhatikan kesuksesan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjembatani kepentingan pemerintah pusat.
Ganjar menerangkan, menjadi jembatan antara pemerintah pusat dan daerah sebenarnya bukanlah hal yang sulit.
Untuk menjadi jembatan, Ganjar memanfaatkan media sosial sebagai salurannya.
"Dengan medsos itu, sekarang masyarakat bisa wadul langsung ke saya tanpa bingung. Selain saya, semua OPD saya juga memiliki akun medsos dan centang biru," terangnya.
Ganjar berharap, buku Jembatan Perubahan menambah khasanah literasi di masyarakat.
"Ini buku keempat saya, dan dalam waktu dekat akan terbit dua buku lagi. Mudah-mudahan dapat menjadi referensi dan membuat masyarakat gemar membaca. Jadi, literasi masyarakat semakin meningkat," ujarnya.
Buku setebal 276 halaman itu berjudul Ganjar Pranowo Jembatan Perubahan.
Peluncuran buku semakin meriah dengan penampilan cadas musisi rock legendaris yang tergabung dalam group band CRID.
Salah satu penulis buku, Bambang Setiawan mengatakan, buku tersebut lahir melalui hasil riset tim Litbang Kompas yang mendalam.
Berbagai data dari beragam sumber dikumpulkan sebagai bahan penulisan buku.
"Dari riset yang dilakukan, diketahui peran Ganjar dalam memajukan seluruh daerah di Jawa Tengah sangat ketara. Banyak hal yang dilakukan Ganjar dalam rangka menjadi penghubung antara daerah dengan pusat sehingga semua program baik pusat maupun daerah menjadi selaras," kata Bambang.
Ganjar lanjut Bambang sangat luwes untuk mengkomunikasikan kepentingan pusat dan daerah. Berbagai program dari pusat, ia sampaikan ke Bupati/Wali Kota dengan gamblang dan jelas, begitu juga sebaliknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ganjar-launching-buku-jembatan-perubahan-terbitan-kompas.jpg)