Teater Lingkar Semarang Akan Perform Sebulan Sekali di TBRS
Teater Lingkar yang saat ini sudah berusia 39 tahun ini akan terus eksis dengan menggelar berbagai kegiatan teater di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS)
Penulis: hesty imaniar | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Teater Lingkar yang saat ini sudah berusia 39 tahun ini akan terus eksis dengan menggelar berbagai kegiatan teater di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang.
Diawali sebuah pertunjukan seni teatrikal berjudul Tuan Kondektur di TBRS, Pendiri Teater Lingkar Semarang, Mas Ton, mengatakan ingin mengisi kegiatan teater di TBRS.
"Momen pertunjukan ini sekaligus peringati Teater Lingkar sudah masuk usia yang sudah tidak muda lagi.
Untuk itu, kami berkomitmen ingin mengisi kegiatan seni ini di TBRS agar lebih gayeng," katanya, Minggu (27/10).
Untuk itu, demi mendukung adanya keinginan tersebut pihaknya mengaku akan membuat program sampai bulan Desember mendatang.
• TAPD dan Badan Anggaran DPRD Kota Tegal Sepakati Rancangan KUA PPAS 2020
• Kenalkan Objek Wisata Ciblon Sigesing, Ratusan Pemancing Perebutkan Hadiah Utama Sepeda Motor
• Bawakan 3 Lagu, Penyanyi Keroncong Terbaik Ini Ajak Pemuda Demak Lestarikan Budaya Keroncong
• Wawali Jumadi : Tegal Punya Potensi Pangan Bagus dari Ikan
"Mendukung adanya keinginan itu setiap bulannya kami akan gelar teatrikal di TBRS, bukan karena kami merasa bisa, tapi kami ingin belajar.
Karena dari penonton itulah kami bisa dipastikan dapat masukan," imbuhnya.
Sementara itu, untuk pertunjukan Tuan Kondektur, karya dari Anton Chekov terjemahan Deddy Sutomo, bercerita tentang seorang kondektur yang datang mencari jodoh kepada seorang Mak Comblang.
"Perempuan yang dikenal sebagai perantara mencari jodoh, Ny Hamidah ini, ternyata mereka saling jatuh cinta dan tentu saja setelah melalui adegan-adegan masing-masing bertahan dalam kepura-puraan demi harga diri, baru kemudian berakhir dengan keduanya saling berpaut hati.
Dan lakon Tuan Kondektur digarap dan didukung oleh Syifa, Adhinar Pay, dan Fredy Tatang," beber Mas Ton.
Penonton yang datang, Fatima (25) mengaku terhibur dengan tampilan teatrikal dari Teater Lingkar.
Apalagi ketika mendengar akan ada pertunjukan dari Lingkar, maka ia bisa menikmati seni pertunjukan itu.
"Saya ini awam dengan pertunjukan teater seperti ini.
Jadi ini seperti sebuah rasa penasaran yang mana saya harus menyampaikan.
Dan, saya senang daya terhibur dan mengapresiasi pertunjukan dan keinginan merek untuk menghidupkan TBRS ini," pungkasnya.(hei)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tyytytyt.jpg)